Ilmu · Motivasi

Motivasi hidup


Kemana kaki kalian akan melangkah

Disitu kalian akan menemukan jalan

Jalan lurus, berliku, naik, turun,

Itulah hidup…Sebuah perjalanan tiada henti sampai kalian mati

Janganlah senang seketika ketikan kalian menemuka jalan yang lurus, karena disitulah kalian harus siap-siap menghadapi jalan yang berliku

Janganlah sedih ketika kalian menemukan jalan yang berliku, teruslah melangkah, kalian pasti akan menemukan jalan yang lurus

Hadapi jalan yang naik dengan semangat, karena setiap tanjakan pasti ada turunan yang membayar pengorbanan langkah kita…

Alur Hidupku · Diary

Tahun 2013, Mustofa apa kabar?


Ini saatnya aku menulis di blog yang selama ini terkendala fasilitas karena di kampung halaman. Sobat…memasuki tahun baru kalender, gimana perasaan kalian?pasti bahagia kan?aku doakan ya…Tapi bagaimana dengan aku sendiri ya?Entahlah, aku berharap doa-d0aku dalam setiap sujudku nantinya terkabul di tahun 2013. Tetapi sungguh kalo boleh cerita aku sangat-sangat bingung dengan kondisiku saat ini, menganggur tak berduit..hehe (mana ada nganggur yang berduit). Malahan masih aja minta duit ortu.. :(. Pertanyaan yang selalu ada di hati ini, adalah entah sampai kapan aku harus menunggu. Iya…aku harus sabar, kata orang-orang terdekatku, aku tahu, aku pun terus berusaha seperti itu, tetapi tidak bisa dibohongi lama kelamaan aku juga gak bisa seperti ini terus. Ok…aku selalu memutusin untuk pergi ke kota lagi tempat kakakku untuk mencari kerja, tetapi kata mereka, tunggu aja di rumah, sebelum masa sibukku nanti ato nanti januari 2013.

Mungkin aku akan melakukan hal tersebut. Pergi ke tempat kakakku untuk mencari kerjaan di sana. Khawatirnya kakakku adalah aku gak bisa kerja di sana adalah kawasan industri, kerjaannya keras. Katanya aku gak bakalan bisa kerja keras spt itu, juga tidak sesuai dengan bidangku. Tapi…gimana lagi, ijazah terakhir gak ada terpaksa harus memakai ijazah smk. Aku berharap aku bisa atau dapat kerjaan yang bisa aku lakukan. Tetapi yang jelas aku tetap menunggu keputusan punggawa di atas sana….apa kabar mustofa, uda kerja dmn?pasti teman2 akan menanyakan hal itu di tahun 2013 nanti…..semoga mendapatkan yang terbaik. aamiin… 🙂

Aktivitas · Alur Hidupku

Mundur..


Kadang kenyataan tak sesuai dengan harapan. Semangat tak selalu berbuah manis. Itu sudah menjadi rahasia Ilahi. Begitulah hal yang terjadi pada diri ini. Suatu saat aku mengharapkan suatu pekerjaan. Mencari ke sana ke mari seperti daun kering terpontang panting ke sana ke mari. Alhasil ahamdulilah Allah mendengarkan doaku, akhirnya aku bekerja. Pekerjaan aku lalui dengan semangat, lembur pun aku jalani. Tetapi entah kenapa, mungkin aku yang terlalu bodoh, gak ngerti tentang bisnis atau entahlah aku memutuskan untuk mengundurkan diri. Tetapi yang jelas keputusan itu dari bisikan hati terdalam yang mengatakan kalau ia tidak nyaman.

Sekarang aku di kampung, menemani ortuku satu-satunya, my mom.  Hmm…entahlah apa aku akan pergi lagi jika masa menunggu penempatan membuatku jenuh. Tapi di kampung akan aku isi dengan beternak dan kursus nyetir.. mudah-mudahan menjadi hari yang menyenangkan. Tapi ngeblog, harus jarang-jarang karena gak ada akses internet..owh 😦

Blog competition

Andai Saya Menjadi Ketua KPK


     Berbicara tentang korupsi di Indonesia selain gak akan ada habisnya juga bikin muak. Saya sering membayangkan dan berfikir “Begitu kejamnya para penghianat rakyat” ketika melihat anak-anak di jalanan yang meminta-minta, tidak sekolah, tak punya tempat tinggal, dsb. Andaikan tidak ada korupsi, tentunya nasib mereka tidak seperti itu. Saya lebih suka menamai mereka (para pelaku koruptor) sebagai penghianat rakyat. Jika dipertanyakan.

Bukankah kalian telah bersumpah atas nama Tuhan?
Bukankah kalian telah mengikrarkan visi dan misi kebaikan?
Bukankah kalian telah menjadi amanat rakyat?
Tapi mengapa menjadi penghianat?
Kalian pelaku korupsi yang menjijikkan!!!

     Mungkin memaki mereka tidak banyak berpengaruh pada tindakan bengisnya itu. Jika mimpi itu ada, Andai saya menjadi ketua KPK, saya akan menjalankan visi dan misi “pemberantasan sampai tuntas dan tidak terbatas”.

     Tetapi terlebih dahulu saya akan melakukan introspeksi dulu di dalam internal organisasi KPK itu sendiri. Pertama meliputi pribadi saya sendiri. Saya ingin sebagai pribadi yang mengemban tugas dan amanat di KPK baik secara implisit maupun eksplisit saya itu benar-benar bersih. Secara eksplisit artinya benar-benar terbukti bahwa saya tidak menjalankan kewajiban saya sebagai ketua KPK dengan benar. Misalnya: saya menerima suap atas tindakan penyelidikan atau penyidikan sehingga kasus bisa selesai aman. Sedangkan secara implisit artinya adanya indikasi-indikasi atau dugaan bahwa saya nantinya akan melakukan penyelewengan tugas. Misalnya: Saya melakukan makan siang atau pertemuan langsung dengan terduga tetapi bukan karena kaitan pekerjaan sehingga menimbulkan prasangka buruk. Ini adalah awal yang harus saya lakukan sehingga saya benar-benar dinilai mempunyai independensi yang tinggi dari masyarakat. Tentunya hal ini akan memperlancar pekerjaan saya selanjutnya. Kedua, saya akan merangkul semua pegawai saya di KPK untuk bekerja sama dalam menjalankan pekerjaan tsb. Saya akan menekankan bahwa tugas ini adalah “pekerjaan mulia” sehingga dibutuhkan orang-orang yang mempunyai profesional, integritas, dan tanggung jawab yang tinggi. Selain itu saya juga akan menekankan pada mereka untuk berlaku independen baik di dalam maupun di luar pekerjaan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan kepada kita dan bilang “Pemberantas koruptor aja juga koruptor?, Ingat pepatah mengatakan, “Hanya sapu bersih yang bisa membersihkan lantai kotor”. KPK ibarat sapunya, sedangkan para koruptor adalah lantai kotor tsb. Oleh karena itu KPK harus bersih dahulu.

     Setelah internal KPK semuanya rapi, selanjutnya saya akan memberdayakan lingkungan eksternal yaitu masyarakat. Yang perlu ditekankan di sini meskipun KPK bertugas sebagai pemberantas, tentunya peran serta masyarakat dalam pencegahan perilaku korupsi sangat diperlukan. Dimulai dari pendidikan di rumah, Sekolah Dasar, sampai dengan Perguruan Tinggi diharapkan bahwa generasi penerus tahu dan mengerti bahwa tindakan korupsi adalah perbuatan dosa, dilarang, dan membawa dampak buruk pada diri sendiri dan semua orang. Sehingga benar-benar sejak dini sudah tertanam pada pikiran dan hati mereka untuk tidak korupsi. Selain itu saya akan lebih gencar-gencarnya untuk mengadakan seminar berkaitan dengan pemberantasan korupsi, Tipikor (Tindak Pidana Korupsi), dsb di titik-titik di mana sekiranya pengetahuan itu sangat diperlukan. Misalnya; di lingkungan kampus, pejabat pemerintahan, partai politik, POLRI dll. Sehingga masyarakat memahami tugas dan wewenang KPK dan peran serta masyarakat. Karena tidak dipungkiri bahwa masyarakat terlihat acuh terhadap masalah seperti itu. Banyak dari mereka juga yang takut melaporkan jika terdapat indikasi-indikasi tindakan korupsi. Hal ini disebabkan karena kurang pemahaman mereka terhadap peran serta mereka dalam pemberantasan korupsi. Dalam hubungan dengan pejabat pemerintahan, seminar akan lebih terkait kepada pencegahan melalui sistem kerja di organisasi tempat mereka bekerja. Sehingga nantinya jalur korupsi bisa mudah terdeteksi karena sistem sudah ada. Selanjutnya terkait dengan partai politik mungkin hampir sama, saya akan menekankan tindakan korupsi itu seperti apa, apa sanksinya, dsb sehingga partai politik bisa care dengan kegiatan pemberantasan korupsi. Karena pemahaman mengatakan penyebab korupsi adalah partai politik. POLRI sebagai lembaga yang sejalan dengan KPK, maka saya akan meningkatkan kerja sama. Jangan saling mematikan, karena mengingat tujuan 2 organisasi tersebut sama yaitu membuat para pelaku koruptor dikenai sanksi dan mendekam di penjara.

     Jika semua progam internal dan eksternal sudah beres. Seperti yang saya katakan sebelumnya terhadap pelaku tindakan korupsi, saya akan berantas sampai tuntas dan tak terbatas. Pemikiran saya, bahwa tuntas artinya satu persoalan harus tuntas dahulu jangan sampai terkubur dengan masalah lain, tetapi kalau memang harus menyelesaikan masalah lain dahulu jangan sampai persoalan pertama dilupakan(ditinggalkan). Sehingga nantinya tidak ada pelaku koruptor yang bebas berkeliaran di dalam dan di luar negeri. Kalau sampai ada yang kabur ke luar negeri, saya akan menguatkan tenaga dan pikiran saya untuk mengejar dan menangkap dengan apa pun caranya. Tentunya saya akan memperluas hubungan diplomatik dengan Negara-negara di dunia lewat pengajuan terhadap presiden. Tak terbatas di sini artinya siapapun mereka yang terlibat akan kami selidiki juga sampai jelas bagaimana tindakan selanjutnya sehingga semua pelaku koruptor tertangkap.

     Itu sekilas pemikiran, seandainya saya menjadi ketua KPK, semoga bermanfaat dan korupsi di Indonesia lenyap.

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog KPK, terjun ke TKP  http://lombablogkpk.tempo.co/index/tanggal/64/Mustofa.html

Aktivitas · Alur Hidupku · Ilmu · Motivasi · Organisasi

Indahnya Kebersamaan di Masa Lalu


Siang tadi aku tidur dengan pulasnya. Mungkin karena kelelahan setelah lari-lari pagi di satu hari sebelumnya. Bangun tidur terus nyuci pakaian yang telah aku rendam sejak tadi pagi. Mau tak mau harus aku cuci sejak saat itu karena kalau tidak pasti jadi bau’. Setelah itu sholat ashar, mandi, dan bergegas menuju air mancur kampus STAN. Hmm bukan itu sebenarnya yang ingin aku ceritain.

Setelah pasca pernyataan resmi menjadi alumni STAN, hari-hariku dipenuhi dengan acara perpisahan. Dulu tak saling kenal, selanjutnya saling mengenal, kini akhirnya harus berpisah. Itulah yang namanya hidup.

Malam ini, badan agak terasa panas dingin. Mungkin karena tadi sore hujan dan aku kena sedikit rintikannya. Atau entah dampak terbawa suasana yang bisa disebut galau. Entahlah aroma bumi membuatku seperti itu.

Kubuka album foto dan rekaman video di laptop dari folder awal hingga akhir. Ku coba mengenang masa lalu. Ternyata begitu indah, hingga ku berfikir apakah esok akan bisa seindah masa lalu. Entahlah…yang jelas kenangan-kenangan dalam foto dan video itu membuatku senyum-senyum sendiri di kosan, bahkan tertawa dengan kerasnya. Tapi juga sedih. Mungkin terlalu melankolis jiwa ini. Memang harus diakui hidup yang dilewati bersama dengan sahabat, teman adalah hal yang luar biasa. Meskipun kadang ada cerita pahit, manis di dalamnya.

Foto waktu makrab kelas 1 P STAN, aku dikerjain dan diangkat bareng-bareng di taruh di atas pagar dari tanaman.

Foto waktu makrab 2S STAN, tak sengaja kita nyebur bareng-bareng di air terjun 🙂 basah deh…

foto makrab 3D  STAN di Tangkuban Prahu

Meskipun serius2 dan agamis, tapi pada nampang juga waktu jaket baru…hahaha jadi malu 🙂

hey Akh…berawal dari mentor 1 ke mentor lain, akhirnya kita dipertemukan, jaga silahturahmi ya… Allahuakbar!!!

foto waktu lulus capacity building…lega!!!! gak makan dimenitin lagi (jangan dirasakan, dorong pake air, sendok mencari mulut, bukan mulut mencari sendok..haha) 😀

Kepada kawan-kawanku tercinta, marilah kita songsong masa depan kita menjadi lebih baik lagi. Kenanglah masa-masa indah yang lalu, tetap jaga silahturahmi…semoga sukses!!! aamiin

Aktivitas · Alur Hidupku

Yudisium STAN DIII Akuntansi dan DIII Bea Cukai 2012



Pagi ini, Rabu, 3 Oktober 2012 suasana nampak beda di depang Gedung G kampus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Nampak berseri-seri di wajah mereka, para mahasiswa tingkat akhir DIII Akuntansi dan DIII Bea Cukai. Pakaian putih lengan panjang dan berdasi menambah aroma bahwa hari ini merupakan hari yang berbeda.

Hari ini merupakan yudisium mahasiswa DIII akuntansi dan DIII bea cukai. Artinya mahasiswa STAN secara resmi dinyatakan lulus dan bukan lagi menjadi mahasiswa melainkan alumni. Ibarat nikah ini adalah ijab qobulnya. 64 mahasiswa bea cukai dan 877 mahasiswa akuntansi hadir dalam acara ini. Sementara 3 mahasiswa Bea cukai dan 77 mahasiswa akuntansi gugur di perjalanan, entah mengulang atau dikeluarkan. Gedung G nampak penuh seperti saat awal ospek di tahun 2009 dulu. Bahkan dalam wujud yang sama, pakaian lengan panjang putih berdasi dan kepala agak botak. Tetapi kali ini lain, kali ini kita akan dilepas… 😦

Acara yudisium berturut-turut kurang lebih sebagai berikut. Jam 07.30 mulai registrasi. Selanjutnya 08.00 sudah memasuki ruangan dan duduk dengan rapi. Suasana saat itu masih agak ramai belum terkendali. Akhirnya untuk sedikit menenangkan keadaan, kami melakukan yel-yel hasil pelatihan Capacity Building di Makopassus Cijantung. Luar biasa!!!! panggung di goyang dengan alunan lagu yang agak tegas. Sebelum memulai ke acara kami berdoa (baca basmallah) dan menyanyikan 2 buah lagu andalan. Lagu pertama adalah Mars STAN. Liriknya kurang lebih seperti ini:

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
Pandai menempa cita baja
Bagai lautan kami maju bersatu
Demi keuangan negara

*Kami mahasiswa pengabdi bangsa
Dengan Pancasila
Berdiri paling muka untuk
Indonesia tercinta

Tak mampu badai tak jua halilintar
Mengoyak citra kampus kita
Oh Indonesia inilah lengan kami
Siap membela demi bangsa

Back to*

Yah lumayan sedikit membuat kami bergelora. Lagu selanjutnya adalah lagu Indonesia Raya. Setiap menyanyikan lagu ini entah mengapa, hati ini terasa tersentuh, bulu kuduk merinding. Luar biasa membuat suasana terdiam.

Memasuki acara selanjutnya, yaitu mengenang masa-masa dari awal USM (Ujian Saringan Masuk) STAN, Ospek, kuliah, Capacity building hingga tibanya saat ini, kelulusan. Masa-masa itu ibarat “history of life” kuliah dengan penuh tugas, pengumuman setiap semester yang takut akan Drop Out (DO), tetapi dalam ketegangan itu ternyata penuh dengan kisah-kisah lucu dan bersahabat, kerja kelompok sampai malem, suka tidur di kelas, dsb. Hmmm…it’s so sweet memories.

Acara selanjutnya sambutan-sambutan, dimulai dari Pak Fadlil Usman selaku kepala pendidikan ajun akuntan yang secara gamblang menyampaikan selamat atas keberhasilan 3 tahun ini dan saran-sarannya, yang intinya tunjukkan bahwa alumni STAN adalah yang membanggakan dalam dunia kerja. Selanjutnya sambutan yang agak panjang dari Direktur STAN yaitu Pak Kusmanadji. Cukup menarik dari sambutan beliau. Beliau mengibaratkan kami semua adalah bayi dalam kandungan seorang ibu yang sudah siap melahirkan. Ibu di sini adalah STAN. Beliau mengatakan bahwa bayi tidak merasakan begitu sakitnya proses selama mengandung, kalau pun iya ya tidak seberapa dengan yang dialami ibunya. Yang aku tangkep di sini, mungkin STAN lah yang merasakan begitu kawatir/cemas bahkan mungkin sakit dengan isu-isu serta berita-berita yang memojokkan STAN. Tetapi sebagai ibu, STAN berusaha tetap menjaga dan memberikan yang terbaik buat calon bayinya. Dimulai dari sistem perkuliahan yang bagus, baik akademik, maupun moral dan kedisiplinan terus ditingkatkan. Jangan sampai hasil keluaran/kelahirannya tidak memuaskan dan mengabdi kepada negeri.

Dan acara yang ditunggu-tunggu adalah pengumuman peringkat. Pertama jelas diumumin 10 besar dari bea cukai maupun akuntansi. Untuk akuntansi IPK tertinggi 3,82, bea cukai 3, 76. Sedangkan IPK terendahnya, akuntansi 2,80, bea cukai 3,01. Setelah peringkat 1o besar diumumin, kini tinggal peringkat dari 11-67 untuk bea cukai dan 11-877 untuk akuntansi, luar biasa panjang buangettt alias lamaaa. Setiap yang disebut namanya harus maju dan bersalaman. Untuk para cumlauder selain bersalaman juga mendapatkan sertifikat. Dari cumlauder yang masuk 10 besar, selain salaman dan sertifikat, kayaknya dapat sejenis amplop.

Oya..sekedar informasi, untuk IPK cumlaude dan mendapat predikat terpuji untuk bea cukai sekitar 50% (kisaran jumlah lupa), sedangkan akuntansi 181 dari 877 mahasiswa. Alhamdulilah aku termasuk di dalamnya. Hehehehe 🙂

Kebahagiaan tak cuma itu. Ternyata uang ikatan dinas masih keluar yang 3 bulanan. Semula kami semua pesimis karena pikir kami uang itu digunakan untuk latihan di kopassus. Ternyata STAN masih peduli ma kami…hehehe 🙂

Puji syukur aku ucapkan kepada Allah atas nikmat yang dari kita lahir sampai nanti kita meninggalkan dunia ini, tiada terkira jumlahnya. Selain itu kepada keluargaku yang selalu ngedoain, agar aku bisa terus semangat. Special buat Mamakku yang menjadi wanita luar biasa meskipun tanpa kehadiran sosok suami sejak aku SMP. Aku bangga jadi anakkmu…. 😀 Doa emak selalu mengalir di darahku…

Semoga sukses kedepannya…aamiin.

Agama · Ilmu

Baca Doa: Galau Menunggu Penempatan?


Artinya: “Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar, dan keluarkanlah pula aku secara keluar yang benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan (pemimpin) yang menolong.” (Al-Isra‘: 80).

          Mulai aku tahu doa ini dari hasil mentoring, mudah-mudahan aku bisa mengamalkannya. Teman-teman yang mengalami nasib yang sama, sedang menunggu penempatan kerja, di mana lokasinya, bagaimana lingkungannya, bagaimana pegawai juga bos kita nantinya. Apakah tempat itu membuat kita akan nyaman, betah, atau malah membuat kita menjadi seperti orang asing, tiada bersahabat..hehehe :). Udah..jangan mikir yang enggak-engggak dulu. Tenang-tenang ada doa yang insya Allah membuat hati kita adem ayem, bisa nerima keputusan yang ada..aamiin.

        Daripada galau, mikir yang enggak-enggak bacalah doa ini. Doa meminta suatu tempat yang baik buat kita, lingkungannya mendukung tidak menjerumuskan kita, bos-bos dan pegawai lainnya baik ma kita. Itu kan yang kita inginkan. Setelah membaca doa ini dengan serius/kusyu dan rutin, nanti pas kita tahu lokasi penempatan dan instansi, insya Allah kita bisa terima dengan lapang dada. Berarti Allah memutuskan bahwa tempat itu yang terbaik buat kita. Ya enggak?pada setuju…#bismillah aja dah…

          Oya…dari mentoring pertemuan terakhir menjelang wisuda, ada pesan-pesan dari mentor untuk kita-kita nih yang mau terjun kerja. So pasti kita tahu lingkungan kerja nanti orang itu bermacam-macam. Intinya kita harus bisa nyesuain, TAPI tetap pada akidah kita ya. Jangan sampai melenceng ke arah-arah yang nggak bener. Selain itu juga kita tetep harus menjaga tarbiyah alias acara-acara mentoring seperti ini. Aku pribadi nih ya..merasa mentoring itu sangat bermanfaat, selain menambah wawasan keagamaan aku yang masih sangat-sangat cetek, juga menentramkan hati. Bisa sharing-sharing ma temen, bisa tersenyum bersama menanggapi sebuah topik, banyak dah. Intinya si itu, yang belum mentoring ya coba deh ikut mentoring, yang sudah mari kita jaga semangatnya… 😀

Ilmu · Motivasi · Umum

Memaknai 1 Oktober “Hari Kesaktian Pancasila”


Masih ingatkah, atau enggak peduli. Sebuah pertanyaan buat kita semua tentang hari bersejarah ini. Baik di twitter maupun facebook kebanyakan update tentang sebuah harapan di awal bulan oktober. Jarang sekali yang update mengenai hari kesaktian pancasila yang bertepatan pada tanggal 1 Oktober hari ini. No problem lah..mungkin banyak urusan atau pikiran yang membuat kita lupa hal itu (alasan).

Tapi nih ya..menurut aku sebaiknya kita tuh sedikit berfikir tentang hari kesaktian pancasila ini. Hari yang seharusnya membuat kita itu sadar sebagai Warga Negara Indonesia yang berideologi pancasilas #ups bahasanya tinggi. Gini loh…Sebenernya kenapa hari kesaktian pancasila dijadikan hari peringatan?, inget kan waktu SD, SMP, SMA, kita upacara di alun-alun. Pertama memang tujuannya mengenang tentang pemberontakan G 30 S PKI yang akan mengambil alih kekuasaan dan mengganti ideologi kita (pancasila) dengan ideologi milik komunis. Makanya setelah pemberontakan itu bisa diatasi, tepatnya tanggal 1 oktober dijadikan hari kesaktian pancasila. Belajar sejarah lagi yuks..

Tapi..di jaman sekarang ini, maknanya selain mengenang apa coba?ya jelaslah kita sebagai WNI yang baik mesti turut serta dalam mempertahankan ideologi pancasila yang secara tidak terang-terangan alias terselubung mulai digoyahkan budaya asing…hmmmm kita harus waspada!!. Contohnya budaya barat sudah menjadi trend kan di negara kita. Mental kita semua sebenarnya sudah mulai tercuci dengan pengaruh asing itu. Ayooo..gimana coba?sadar gak ni…

Aku sendiri sadar…hehehe. Paling enggak kita selalu ingat dan berusaha memperbaiki diri. Betul betul?. Apalagi pemberitaan di TV tawuran antar suku, antar pelajar dari SD, SMP, SMA, sampe Perguruan Tinggi. Penyebabnya apa toh? inget nggak kalian dengan sila ketiga pancasila “Persatuan Indonesia”. Seharusnya tu kita bersatu bukan malah berpecah belah seperti itu. Kalau semua WNI seperti ini mana bisa maju?apa kata dunia?

Kalau Indonesia seperti ini terus, Asing akan dengan mudahnya masuk ke Indonesia dan mengambil alih kekuasaan Indonesia. Emang kita sudah merdeka secara resmi tanggal 17 Agustus 1945, tetapi kalau ada celah untuk diambil alih, pasti Asing dengan senangnya melakukan hal tersebut.

Inget ya boy…di hari kesaktian pancasila ini, selain mengenang para pahlawan yang gugur saat G 30 S PKI, kita mesti berupaya bersama-sama mempertahankan ideologi pancasila. Kita harus bersatu, jangan ada tawuran lagi, demo anarkis, dll yang bersifat memecah belah. Kita maknai pancasila dengan sesungguh-sungguhnya. Kita halang budaya asing yang mau merusak ideologi kita..Setuju Kan??? 😀