Search

mustofa's life

Alur kisah manusia

Kena Marah Wajib Pajak di Kantor, itu sudah biasa


Hari ini, kamis, 01 Oktober 2015 saya masih menggantikan tugas teman saya yang lagi diklat untuk menjadi petugas pendaftaran NPWP di TPT. Awal bulan sebagai awal harapan, mestinya saya berharap bisa menjalani hari ini dengan penuh semangat, dengan kelancaran tugas dan hari-hari yang mulus aja.

Sudah biasa kalau komplain WP terkait masalah pengeposan NPWP yang tidak sampai, kali ini masalahnya lain. Entah salah siapa, saya, dia, ato, mereka, ato mungkin waktu yang harus dipersalahkan…heheheh 🙂 . Tapi ini masalahnya cukup serius.

Kronologisnya, mungkin seperti ini. Wajib pajak mengajukan permohonan pengurangan sanski PMK-91. Syarat-syarat sudah dipenuhi. Mungkin WP waktu itu kurang begitu mengerti syarat-syarat apa aja yang harus dilengkapi saat permohonan diajukan. Sehingga pada saat permohonan awal, WP bolak-balik ke kantor untuk ngelengkapi itu semua. Ok…masalah itu sudah beres. TPT sudah terima berkas itu dengan keterangan lengkap. Dari TPT di teruskan ke petugas untuk mengecek kelengkapan dan selanjutnya diteruskan ke pejabat yang berwenang.

Selang beberapa bulan berlalu, aman-aman aja, adem ayem. Tiba-tiba di hari sebelum saya menulis cerita ini. WP mengadu ke kantor, dia Curhat kalau dia mendapat telepon dari pejabat yang berwenang, kalau harus ngelengkapi permohonan yang dulu diajukan. Dia minta bantuan ke saya untuk menjelaskan dan minta kejelasan orang yang telepon WP tersebut. Ok…dengan penuh kesadaran sebagai pegawai  😀 saya bersedia membantu, karena emang kewajibannya c…hehehe. saya telepon ke pejabat tersebut, minta kejelasan ini itu, ok..saya tau permasalahannya, meskipun sedikit bingung, karena saya merasa kelengkapan data sudah dipenuhi. Tapi yasudahlah gpp, ini masalah sepele, pikirku. Tinggal telepon WP njelasin untuk ngelengkapi kekurangnya. Dan itu pun sudah saya lsayakan, WP bilang besok hari mau ketemu saya. Dari ini saya berfikir WP paham dan akan beres masalahnya.

Hari besoknya, tepatnya tanggal 01 Oktober 2015, di mana saya senang karena gaji turun, hehehe tapi kepotong kredit bank..wkwkwk WP tersebut menepati janjinya untuk ketemu saya. Lucunya dia nanya ke kantor sebelah, yang namanya Bapak Mustofa mana?….kebetulan saya dengar pertanyaan wp tersebut, dalam hati…padahal kemarin kan sudah ngobrol sama saya. Segampang itu kah dia melupakan namsaya…haha #ngaco. Untungnya nama saya terkenal di antara pegawai yang lainnya (padahal sudah biasa sesama pegawai saling kenal). Lalu salah satu pegawai menunjuk ke arah saya “itu Pak…yang imut2 itu…. Dan WP itu akhirnya bertemu saya, setiap bertemu dia naroh tanda pengenal entah itu kepolisian, brimob atau apa, karena memang saya gak tau. Pikirku Maksudnya apa nih…biar saya tsayat kah…Dia menaruh kelengkapannya dan meminta saya untuk mengirimkan. Oke…siap Pak Komandan…Dan ternyata saya baru sadar yang dibawa ternyata bukan kelengkapan yang dimaksud. Salahnya saya nggk begitu memperhatikan. Sedangkan WPnya sudah pulang. Akhirnya saya telepon lagi WP tersebut, minta maaf dan menjelaskan sejelas-jelasnya, serinci-rincinya, berulang kali dan WPnya merasa udah ngerti dan fine dia mau balik lagi bertemu saya. Yang perlu diketahui yang bertemu dengan saya berulang kali hanyalah pihak yang disuruh orang yang saya telepon.

Siang mendekati dhuhur, dia datang. Dari Awal c…emang mukanya sangar, Badanya tegap, tapi kali ini mukanya tampak kesal. Akhirnya dia datang ke saya, bicara dengan nada tinggi, seisi ruangan TPT pasti dengar semua. Satpam melongo melihatnya, teman TPT yang lain terheran melihatnya, kantor sebelah juga asyik mendengar drama yang sedang saya pertunjukkan hari ini. Entahlah….untungnya kali ini saya bisa sabar mungkin karena inget puasa. saya sendiri juga bingung menaggapinya, WP sendiri bicara gak putus-putus, merasa kesal, merasa cape, merasa dipermainkan, ingin menuntut teman tpt saya, dll. Saya hanya senyum-senyum aja, dan pelan-pelan menjelaskan Salah satu teman TPT juga merasa kasihan dengan saya dan mendekati saya, nanyakan apa permasalahannya, dan dia mengajak masuk saya, bicara-bicara…biar  WPnya juga tenang dulu di depan. Akhirnya saya keluar lagi, dan memanggil bapaknya, saya jelaskan…begini begono begitu, dan dia minta nomor telepon pejabat tadi dan emailnya.

Hmmmmm….sebenarnya masalah gambang, WP cari arsipnya dan ketika ketemu tinggal dikirim via email…

okelah hari pertama di awal bulan oktober, terjadi drama emosi yang mengguncang hati dan pikiran saya.

Tarakan, 01/10/2015

Aku tahu…


Aku tahu…

kau sangat menyayangiku

Kau menungguku telepon setiap waktu

Kau khawatir tak mendengar kabarku

Kau berharap aku kembali dekat denganmu

Aku tahu…tapi aku nggak mau kau tahu kalau aku berperasaan sama  denganmu

aku memang kadang menunjukkan rasa itu kepadamu

Tapi aku slalu sadar untuk mengakiri rasa itu

karena kalau aku rindu, kau akan merasa lebih rindu

kalau aku sakit, kau akan merasa lebih sakit

Tenanglah…aku akan baik-baik saja

aku akan selalu dengar perkataanmu

aku akan selalu berdoa untuk keinginanmu

katamu semakin yg byk berdoa, Allah akan segera mengabulkan

meskipun aku ketawa saat dengar kata itu terucap darimu…sebenarnya aku selalu mengamininya..

dan tenanglah Allah akan memberikan yang terbaik buat kita

#ibu

tarakan, 28/09/2015

Untukmu Sang Waktu


Entah apa yang harus ku tanya

Karena kau hanya berdiam tak bicara

Karena kau juga tak bisa ku duga

Apa aku harus menunggu

Menunggu kau berlalu

Atau harus melangkah dahulu

Menuju apa yang ku mau

Tapi ini tak kan bisa

Dunia sudah berbeda

Mungkin raga tak berdaya

Ku serahkan pada yang kuasa

Kisi-kisi Soal CPNS/PNS


Pengalaman pribadi, menjadi pns tidaklah mudah. Ujian masuk harus bersaing dengan ribuan orang. Meskipun saya kuliah di Perguruan Tinggi Kedinasan, yang seharusnya tidak perlu ujian lagi untuk menjadi PNS, namun saya harus ikut mengalami perjuangan untuk mendapatkan kelulusan menjadi PNS. Apalagi bagi pelamar umum.

 

Strategi dan tekad harus dibulatkan. Saya sarankan untuk ikut menjadi member di CPNSONLINE. mengapa saya menyarankan, karena saya juga menjadi member. Alhasil alhamdulilah saya sudah menjadi PNS.

 

Rekan-rekan juga harus jeli dalam belajar. CPNSONLINE saya yakin menjadi solusi. Apalagi aturan pemerintah sekarang, semua pelamar akan menghadi ujian via CAT. Di CPNSONLINE kalian akan menemukan kisi-kisi yang resmi yang bisa menjadi panduan, kalian juga bisa mengikuti try out berhadiah, keanggotaan berlangsung seumur hidup. Jadi saya meskipun sudah lulus, masih bisa ikut try out berhadiah.

 

Saya mengajak teman-teman yang memang berniat menjadi PNS, saya yakin dengan ikut ini, kalian tidak kecewa

 

Langsung saja klik CPNSONLINE 🙂


<a href=" ” title=”CPNS Online: Soal CPNS, Kisi-kisi CPNS”>CPNS Online: Soal CPNS, Kisi-kisi CPNS

Ayo teman-teman yang mau dapat paketan soal cpns gratis?

Yang mau latihan soal CPNS gratis?

Yang mau ikutan try out gratis dan berhadiah?

Hanya invest beberapa puluh ribu saja…cepetan klik link diatas…

Jangan bilang nyesel lho kalau gak lulus cpns HANYA Gara-gara gak ada contoh soal yang lengkap, jangan bilang nyesel lho gak lulus cpns karena gak ada sumber…Padahal nih ya…kalau kita niat belajar sungguh-sungguh, insya Allah akan tembus..makanya daftarin sekarang juga…

Motivasi hidup


Kemana kaki kalian akan melangkah

Disitu kalian akan menemukan jalan

Jalan lurus, berliku, naik, turun,

Itulah hidup…Sebuah perjalanan tiada henti sampai kalian mati

Janganlah senang seketika ketikan kalian menemuka jalan yang lurus, karena disitulah kalian harus siap-siap menghadapi jalan yang berliku

Janganlah sedih ketika kalian menemukan jalan yang berliku, teruslah melangkah, kalian pasti akan menemukan jalan yang lurus

Hadapi jalan yang naik dengan semangat, karena setiap tanjakan pasti ada turunan yang membayar pengorbanan langkah kita…

Tahun 2013, Mustofa apa kabar?


Ini saatnya aku menulis di blog yang selama ini terkendala fasilitas karena di kampung halaman. Sobat…memasuki tahun baru kalender, gimana perasaan kalian?pasti bahagia kan?aku doakan ya…Tapi bagaimana dengan aku sendiri ya?Entahlah, aku berharap doa-d0aku dalam setiap sujudku nantinya terkabul di tahun 2013. Tetapi sungguh kalo boleh cerita aku sangat-sangat bingung dengan kondisiku saat ini, menganggur tak berduit..hehe (mana ada nganggur yang berduit). Malahan masih aja minta duit ortu.. :(. Pertanyaan yang selalu ada di hati ini, adalah entah sampai kapan aku harus menunggu. Iya…aku harus sabar, kata orang-orang terdekatku, aku tahu, aku pun terus berusaha seperti itu, tetapi tidak bisa dibohongi lama kelamaan aku juga gak bisa seperti ini terus. Ok…aku selalu memutusin untuk pergi ke kota lagi tempat kakakku untuk mencari kerja, tetapi kata mereka, tunggu aja di rumah, sebelum masa sibukku nanti ato nanti januari 2013.

Mungkin aku akan melakukan hal tersebut. Pergi ke tempat kakakku untuk mencari kerjaan di sana. Khawatirnya kakakku adalah aku gak bisa kerja di sana adalah kawasan industri, kerjaannya keras. Katanya aku gak bakalan bisa kerja keras spt itu, juga tidak sesuai dengan bidangku. Tapi…gimana lagi, ijazah terakhir gak ada terpaksa harus memakai ijazah smk. Aku berharap aku bisa atau dapat kerjaan yang bisa aku lakukan. Tetapi yang jelas aku tetap menunggu keputusan punggawa di atas sana….apa kabar mustofa, uda kerja dmn?pasti teman2 akan menanyakan hal itu di tahun 2013 nanti…..semoga mendapatkan yang terbaik. aamiin… 🙂

Mundur..


Kadang kenyataan tak sesuai dengan harapan. Semangat tak selalu berbuah manis. Itu sudah menjadi rahasia Ilahi. Begitulah hal yang terjadi pada diri ini. Suatu saat aku mengharapkan suatu pekerjaan. Mencari ke sana ke mari seperti daun kering terpontang panting ke sana ke mari. Alhasil ahamdulilah Allah mendengarkan doaku, akhirnya aku bekerja. Pekerjaan aku lalui dengan semangat, lembur pun aku jalani. Tetapi entah kenapa, mungkin aku yang terlalu bodoh, gak ngerti tentang bisnis atau entahlah aku memutuskan untuk mengundurkan diri. Tetapi yang jelas keputusan itu dari bisikan hati terdalam yang mengatakan kalau ia tidak nyaman.

Sekarang aku di kampung, menemani ortuku satu-satunya, my mom.  Hmm…entahlah apa aku akan pergi lagi jika masa menunggu penempatan membuatku jenuh. Tapi di kampung akan aku isi dengan beternak dan kursus nyetir.. mudah-mudahan menjadi hari yang menyenangkan. Tapi ngeblog, harus jarang-jarang karena gak ada akses internet..owh 😦

Merintih


Sebuah puisi ciptaan sendiri, berisi perwakilan curahan hati aku, kamu, kita, mereka makhluk dunia yang haus akan keadilan…. 😀

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑