Search

mustofa's life

Alur kisah manusia

Doa dan Tawaqal Setelah Ikhtiar


Gejolak hati dan jiwa ternyata tak dapat dihindari. Mungkin ini yang semestinya saya lakukan saat ini. Bukan meratapi, memikirkan yang nggak-nggak atau bahkan depresi, melainkan terus berdoa dan tawaqal kepada Allah SWT .Tapi memang ini sulit. Dari awal saya niatkan lillahita’ala. Saya berfikir apa pun hasilnya nanti itu udah jadi keputusan Allah dan itu pasti terbaik untuk saya..ya…mudah2an saya bisa…

Dan harapan itu selalu ada untuk orang yang berdoa…

Berdoa….itulah yang harus terus saya lakukan. Bukankah kekuatan doa bisa merubah suatu keputusan atas kehendak Allah.

Minta doa, mungkin itu juga yang akan saya lakukan. Kita tidak tahu doa siapa yang akan dikabulkan Allah. Mungkin doa ibu kita…bukankah restu ibu akan jadi restu Allah begitu juga sebaliknya, murka ibu akan jadi murka Allah…

Atau mungkin doa saudara2 kita yang sholeh dan sholehah…semuanya atas kehendak Allah…

Jadi….sekarang…saya harus terus berdoa sebelum hasil tiba…

 

Doa


Selain usaha mungkin dengan kekuatan ini aku masih punya asa,

Saat aku merasa tidak bisa, dengan ini aku merasa pasti bisa,

Saat aku merasa sendiri, dengan ini aku bebas bercerita dengan Sang Pencipta,

Saat aku merasa punya banyak masalah, dengan ini aku merasa baik-baik aja..

 

Belajar mengerti


Belajarlah mengerti orang lain, entah itu perasaan, harapan, keadaan, apapun itu. lawan bicara kita bukanlah patung yang bisa seenaknya diperlakukan, tidak dihiraukan. Mereka bisa saja marah, kecewa, sakit hati, bahkan berubah menjadi benci karena sikap kita yang dibilang tidak mengerti.

coba belajarlah mengerti, karena tidak bisa hanya dia ato mereka yang ngertiin kita, sedangkan kita tidak bisa mengerti…

ketika mereka sudah bilang bahwa mereka butuh dimengerti, berarti memang bisa dibilang kita gagal untuk ngertiin mereka. Janganlah keras kepala, merasa kita yang paling benar, yang paling tahu sehingga tak menghiraukan kata-kata itu. Ego kita kadang yang membuat kita tidak mengerti, dengan alasan apa pun yang kita ucapkan tetap aja kita memang tidak ngertiin mereka…

 

coba tanyakan hati,.. kita ato mereka yang tidak mengerti…

gimana kalo kita jadi mereka, yang sudah ngertiin kita, tapi kita tidak pernah bisa mengerti…sakit bukan….

 

 

Kena Marah Wajib Pajak di Kantor, itu sudah biasa


Hari ini, kamis, 01 Oktober 2015 saya masih menggantikan tugas teman saya yang lagi diklat untuk menjadi petugas pendaftaran NPWP di TPT. Awal bulan sebagai awal harapan, mestinya saya berharap bisa menjalani hari ini dengan penuh semangat, dengan kelancaran tugas dan hari-hari yang mulus aja.

Sudah biasa kalau komplain WP terkait masalah pengeposan NPWP yang tidak sampai, kali ini masalahnya lain. Entah salah siapa, saya, dia, ato, mereka, ato mungkin waktu yang harus dipersalahkan…heheheh ūüôā . Tapi ini masalahnya cukup serius.

Kronologisnya, mungkin seperti ini. Wajib pajak mengajukan permohonan pengurangan sanski PMK-91. Syarat-syarat sudah dipenuhi. Mungkin WP waktu itu kurang begitu mengerti syarat-syarat apa aja yang harus dilengkapi saat permohonan diajukan. Sehingga pada saat permohonan awal, WP bolak-balik ke kantor untuk ngelengkapi itu semua. Ok…masalah itu sudah beres. TPT sudah terima berkas itu dengan keterangan lengkap. Dari TPT di teruskan ke petugas untuk mengecek kelengkapan dan selanjutnya diteruskan ke pejabat yang berwenang.

Selang beberapa bulan berlalu, aman-aman aja, adem ayem. Tiba-tiba di hari sebelum saya menulis cerita ini. WP mengadu ke kantor, dia Curhat kalau dia mendapat telepon dari pejabat yang berwenang, kalau harus ngelengkapi permohonan yang dulu diajukan. Dia minta bantuan ke saya untuk menjelaskan dan minta kejelasan orang yang telepon WP tersebut. Ok…dengan penuh kesadaran sebagai pegawai ¬†ūüėÄ saya¬†bersedia membantu, karena emang kewajibannya c…hehehe. saya¬†telepon ke pejabat tersebut, minta kejelasan ini itu, ok..saya tau permasalahannya, meskipun sedikit bingung, karena saya merasa kelengkapan data sudah dipenuhi. Tapi yasudahlah gpp, ini masalah sepele, pikirku. Tinggal telepon WP njelasin untuk ngelengkapi kekurangnya. Dan itu pun sudah saya lsayakan, WP bilang besok hari mau ketemu saya. Dari ini saya berfikir WP paham dan akan beres masalahnya.

Hari besoknya, tepatnya tanggal 01 Oktober 2015, di mana saya senang karena gaji turun, hehehe tapi kepotong kredit bank..wkwkwk WP tersebut menepati janjinya untuk ketemu saya. Lucunya dia nanya ke kantor sebelah, yang namanya Bapak Mustofa mana?….kebetulan saya dengar pertanyaan wp tersebut, dalam hati…padahal kemarin kan sudah ngobrol sama saya. Segampang itu kah dia melupakan namsaya…haha #ngaco. Untungnya nama saya terkenal di antara pegawai yang lainnya (padahal sudah biasa sesama pegawai saling kenal). Lalu salah satu pegawai menunjuk ke arah saya “itu Pak…yang imut2 itu…. Dan WP itu akhirnya bertemu saya, setiap bertemu dia naroh tanda pengenal entah itu kepolisian, brimob atau apa, karena memang saya gak tau. Pikirku Maksudnya apa nih…biar saya tsayat kah…Dia menaruh kelengkapannya dan meminta saya untuk mengirimkan. Oke…siap Pak Komandan…Dan ternyata saya baru sadar yang dibawa ternyata bukan kelengkapan yang dimaksud. Salahnya saya nggk begitu memperhatikan. Sedangkan WPnya sudah pulang. Akhirnya saya telepon lagi WP tersebut, minta maaf dan menjelaskan sejelas-jelasnya, serinci-rincinya, berulang kali dan WPnya merasa udah ngerti dan fine dia mau balik lagi bertemu saya. Yang perlu diketahui yang bertemu dengan saya berulang kali hanyalah pihak yang disuruh orang yang saya telepon.

Siang mendekati dhuhur, dia datang. Dari Awal c…emang mukanya sangar, Badanya tegap, tapi kali ini mukanya tampak kesal. Akhirnya dia datang ke saya, bicara dengan nada tinggi, seisi ruangan TPT pasti dengar semua. Satpam melongo melihatnya, teman TPT yang lain terheran melihatnya, kantor sebelah juga asyik mendengar drama yang sedang saya pertunjukkan hari ini. Entahlah….untungnya kali ini saya bisa sabar mungkin karena inget puasa. saya sendiri juga bingung menaggapinya, WP sendiri bicara gak putus-putus, merasa kesal, merasa cape, merasa dipermainkan, ingin menuntut teman tpt saya, dll. Saya hanya senyum-senyum aja, dan pelan-pelan menjelaskan Salah satu teman TPT juga merasa kasihan dengan saya dan mendekati saya, nanyakan apa permasalahannya, dan dia mengajak masuk saya, bicara-bicara…biar ¬†WPnya juga tenang dulu di depan. Akhirnya saya keluar lagi, dan memanggil bapaknya, saya jelaskan…begini begono begitu, dan dia minta nomor telepon pejabat tadi dan emailnya.

Hmmmmm….sebenarnya masalah gambang, WP cari arsipnya¬†dan ketika ketemu tinggal dikirim via email…

okelah hari pertama di awal bulan oktober, terjadi drama emosi yang mengguncang hati dan pikiran saya.

Tarakan, 01/10/2015

Aku tahu…


Aku tahu…

kau sangat menyayangiku

Kau menungguku telepon setiap waktu

Kau khawatir tak mendengar kabarku

Kau berharap aku kembali dekat denganmu

Aku tahu…tapi aku nggak mau kau tahu kalau aku berperasaan sama ¬†denganmu

aku memang kadang menunjukkan rasa itu kepadamu

Tapi aku slalu sadar untuk mengakiri rasa itu

karena kalau aku rindu, kau akan merasa lebih rindu

kalau aku sakit, kau akan merasa lebih sakit

Tenanglah…aku akan baik-baik saja

aku akan selalu dengar perkataanmu

aku akan selalu berdoa untuk keinginanmu

katamu semakin yg byk berdoa, Allah akan segera mengabulkan

meskipun aku ketawa saat dengar kata itu terucap darimu…sebenarnya aku selalu mengamininya..

dan tenanglah Allah akan memberikan yang terbaik buat kita

#ibu

tarakan, 28/09/2015

Untukmu Sang Waktu


Entah apa yang harus ku tanya

Karena kau hanya berdiam tak bicara

Karena kau juga tak bisa ku duga

Apa aku harus menunggu

Menunggu kau berlalu

Atau harus melangkah dahulu

Menuju apa yang ku mau

Tapi ini tak kan bisa

Dunia sudah berbeda

Mungkin raga tak berdaya

Ku serahkan pada yang kuasa

Kisi-kisi Soal CPNS/PNS


Pengalaman pribadi, menjadi pns tidaklah mudah. Ujian masuk harus bersaing dengan ribuan orang. Meskipun saya kuliah di Perguruan Tinggi Kedinasan, yang seharusnya tidak perlu ujian lagi untuk menjadi PNS, namun saya harus ikut mengalami perjuangan untuk mendapatkan kelulusan menjadi PNS. Apalagi bagi pelamar umum.

 

Strategi dan tekad harus dibulatkan. Saya sarankan untuk ikut menjadi member di CPNSONLINE. mengapa saya menyarankan, karena saya juga menjadi member. Alhasil alhamdulilah saya sudah menjadi PNS.

 

Rekan-rekan juga harus jeli dalam belajar. CPNSONLINE saya yakin menjadi solusi. Apalagi aturan pemerintah sekarang, semua pelamar akan menghadi ujian via CAT. Di CPNSONLINE kalian akan menemukan kisi-kisi yang resmi yang bisa menjadi panduan, kalian juga bisa mengikuti try out berhadiah, keanggotaan berlangsung seumur hidup. Jadi saya meskipun sudah lulus, masih bisa ikut try out berhadiah.

 

Saya mengajak teman-teman yang memang berniat menjadi PNS, saya yakin dengan ikut ini, kalian tidak kecewa

 

Langsung saja klik¬†CPNSONLINE¬†ūüôā


<a href=" ” title=”CPNS Online: Soal CPNS, Kisi-kisi CPNS”>CPNS Online: Soal CPNS, Kisi-kisi CPNS

Ayo teman-teman yang mau dapat paketan soal cpns gratis?

Yang mau latihan soal CPNS gratis?

Yang mau ikutan try out gratis dan berhadiah?

Hanya invest beberapa puluh ribu saja…cepetan klik link diatas…

Jangan bilang nyesel lho kalau gak lulus cpns HANYA Gara-gara gak ada contoh soal yang lengkap, jangan bilang nyesel lho gak lulus cpns karena gak ada sumber…Padahal nih ya…kalau kita niat belajar sungguh-sungguh, insya Allah akan tembus..makanya daftarin sekarang juga…

Motivasi hidup


Kemana kaki kalian akan melangkah

Disitu kalian akan menemukan jalan

Jalan lurus, berliku, naik, turun,

Itulah hidup…Sebuah perjalanan tiada henti sampai kalian mati

Janganlah senang seketika ketikan kalian menemuka jalan yang lurus, karena disitulah kalian harus siap-siap menghadapi jalan yang berliku

Janganlah sedih ketika kalian menemukan jalan yang berliku, teruslah melangkah, kalian pasti akan menemukan jalan yang lurus

Hadapi jalan yang naik dengan semangat, karena setiap tanjakan pasti ada turunan yang membayar pengorbanan langkah kita…

Blog at WordPress.com.

Up ↑