Agama · Ilmu · Motivasi · Umum · Uncategorized

Be a Leader like Muhammad SAW


Menjadi pemimpin memang tidak mudah. Bahkan menjadi pemimpin bagi diri sendiri, mungkin bisa dikatakan banyak sekali orang yang gagal. Karena memang kebanyakan orang adalah follower atau menjadi pengikut.

Memulai perkuliahan di semester 9 ini, di usia yang sudah tidak muda lagi, dan sebentar lagi jadi seorang Ayah, saya sendiri masih merasa belum bisa menjadi pemimpin senyatanya.

Pertanyaan yang muncul di kelas, bagaimana menjadi pemimpin yang bepengaruh? Artinya bahwa seorang pemimpin harus memunyai manajemen stratejik yang mempunyai visi dan misi ke depan. Dan jawaban yang cukup membuat saya terdiam membisu alias melongok, He said that we must be a leader like Muhammad SAW. Pikir saya “Betul juga”. Nabi Muhammad SAW dikarunia sifat siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fathonah (cerdas), Tablig (Menyampaikan dan berpengaruh). So Perfect…… 😀 dalam teorinya “Seorang Pemimpin harus mampu menerapkan manajemen stratejik (dia harus punya ART n SCIENCE). Pinter aja gak cukup…..

GOOD LEADER IS GOOD TEACHER

LEADER HAS A VISION AND FOLLOWERS, how about u and me?

Sudah punya visi dan follower belum… Eits….kalau yang sudah berumah tangga, setidaknya istri sudah dukung visi km belom? 😀

 

 

 

Alur Hidupku · Diary · Motivasi

Pengalaman diterima DIV Tugas Belajar PKN STAN 2016/2017


Assalamu’alaikum….

Syukur alhamdulilah saya ucapkan kepada Allah SWT karena akhirnya saya resmi berstatus sebagai mahasiswa DIV Politeknik Keuangan Negara STAN setelah melalui beberapa tahapan yaitu Tes Tahap I, Tes Tahap II, Daftar Ulang, Capacity Building (tp gak jadi) dan orientasi. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak atas doa-doa tulus mamak, keluarga, keluarga besar KPP Pratama Tarakan dan semuanya karena tanpa doa kalian dan atas ijin Allah saya gak akan bisa lulus. Memang semua tergantung atas ikhtiar kita dan berakhir dengan takdir Allah. Tetapi setidaknya saya mencoba membagi pengalaman saya hingga bisa lulus dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi teman-teman yang memang berniat untuk daftar DIV Tugas Belajar PKN STAN tahun berikutnya. Langsung saja ya…

Kebetulan saya bertugas di instansi pajak tepatnya di KPP Pratama Tarakan. Sejak penempatan pertama yaitu april 2014 hingga agustus 2016, cukup lama ya kira-kira 2 tahun 5 bulan. Dalam rentang waktu itu ngapain aja?hmmm….awal mula penempatan di Tarakan merasa sedih, karena jauh dari kampung halaman..apalagi saya anak terakhir yg diharapin dekat ma ortu. Rasa sedih itulah yang membuat saya bersumpah serapah alias berjanji untuk semangat belajar agar bisa cepat balik melalui tes DIV. Karena bagaimanapun kalau mengarapakan mutasi ke homebase untuk level pelaksana, bisa dibilang mustahil..TAPI janji itu ternyata manis di awal….hehe. Kita terlena setelah merasakan kerja entah itu alasan sibuk, atau bahkan sok sibuk. Ya kalau saya jujur gak tau kenapa rasa malas itu ada, mau belajar rasanya mata dan jiwa ini lelah bro…tentunya karena menunggu untuk bisa ikut tes terlalu lama juga, 2 tahun sejak CPNS bro (CPNS baru Oktober 2013), tetapi besrsyukur ada instansi yang syaratnya 2 tahun sejak PNS. Menungguin calon aja kadang lelah juga. Ya gak brohh…:mrgreen: Apa daya waktu terlena dengan rutinitas kantor, waktu luang cuma buat refreshing, sampai berbagai olahraga saya ikuti, jogging, badminton, futsal, karate, ngaji biar adem. Kalau gak diisi seperti itu lama kelamaan bisa stress, tapi alhamdulilah masih aktivitas yang positif. 

Muncul pengumuman adanya USM D III khusus dan D IV Tugas Belajar PKN STAN 2016/2017  kisaran awal bulan mei 2016 kalau gak salah. Yang perlu diperhatikan dari pengumuman tersebut antara lain syarat administrasi, pendaftaran online, dan jadwal ujian.

1. Syarat administrasi

Berupa kelengkapan-kelengkapan yang harus dikirim segera ke kanwil masing-masing, meliputi surat usulan, pernyataan tidak kena hukuman disiplin, penilaian kinerja dari atasan, foto kopi SK PNS dan CPNS, dan Surat keterangan sehat. Ini harus segera dikirim karena terkait batas waktu yang ditentukan. Akibatnya jika tidak terkirim tepat waktu dan tidak lengkap maka dinyatakan tidak lolos administrasi…gak bisa lanjut dah…

2. Pendaftaran online

Bagi peserta yang sudah dinyatakan lolos administrasi juga harus segera masuk ke situs yang telah disediakan untuk mendaftar online. Yang perlu diperhatikan selain ada jangka waktu pendaftaran online juga terkait pengisian. Data harus diisi benar wabil khusus jurusan, harus sesuai dengan surat usulan sebelumnya. Bisa dibayangkan kalau beda…#terlihatmain2kan… Selain itu pilih lokasi ujian dengan mantap, karena sekali milih dan disimpan maka tidak bisa dirubah kembali.

3. Jadwal ujian

Ujian dibagi dua tahap. Tahap pertama meliputi Ujian Akuntansi (Khusus D IV) dan Tes Potensi Akademik+b.inggris (D III khusus dan D IV Akuntansi). Ujian Tahap pertama kurang lebih 1 bulan dari pengumuman awal. Jadi bener-bener disiapin dah…apalagi untuk D IV ada ujian akuntansi. Kalau saya waktu itu setiap hari setelah jam kerja kantor saya sempetin baca materi akuntansi modul PSAK kakak kelas..swear, baca aja gak ngerti-ngerti apalagi yang gak baca. Oiya…akuntansi untuk D IV akuntansi meliputi akuntansi keuangan, manajemen keuangan, dan akuntansi biaya. Masih ingat?enggak kan? Sama..makanya harus baca!!!.

Waktu ujian tiba…untuk kisi-kisinya, ujian akuntansi kalau gak salah terdiri dari 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit. Porsinya masing-masing saya agak lupa, tapi yang jelas akuntansi keuangannya lebih banyak dibanding akuntansi biaya dan manajemen keuangan. Oiya boleh nggunain kalkulator tapi kalkulator yang manual gak boleh yang ada rumus2nya..Nah soal yang keluar sebagian hitungan dan sebagian konsep teori. Jadi mending baca untuk memahami konsep teori, hitungannya juga gak terlalu banyak. Saran saya dikerjain semua, pilih jenis soal yang kamu anggap kamu benar-benar yakin, baru soal yang sulit. Kalau saya waktu itu pilih teori dan hitungan yang mudah dulu, baru ngerjain hitungan cost accounting dan mankeu. Aturan soal waktu itu tidak ada nilai minus kalo salah.Tapi hati2 siapa tahu tahun depan aturannya beda.

Untuk Tes Potensi Akademik, soalnya sama dengan waktu USM D I / D III terdiri dari arti kata, sinonim, antonim, analogi, hitung matematika, deret matematika, dan gambar. Bedanya kalau yang tes ini, tingkat kesulitan soal lebih besar. Untuk arti kata, sinonim, dan antonim memakai bahasa planet, yang gak saya ngerti, di situ banyak yang kosong. Untuk matematikanya juga lebih rumit. Kalau saran saya si banyakin latihan, latihan soal khusus D IV, jangan soal yang USM D I/ DIII. Di internet lumayan banyak soalnya. Tapi soal tahun-tahun 2015 ke atas pasti gak ada karena soal dikembalikan ke pengawas. Tes ini berjumlah 120 soal. Waktu pengerjaan 100 menit. Selesai??jelas enggak…tapi sebaiknya minimal ngerjain 90 soal. Waktu itu saya cuma ngerjain 80 soal lebih. Kalau mau gambling silakan asal yang yakin benar sudah banyak. Untuk penilaian Nilai benar ditambah 4 kalau salah minus 1.

Bahasa inggris soalnya seperti USM pada umumnya. Yang saya rasakan bahasanya emang lebih sulit. Terdiri atas structure, error analysis, dan article. Soal berjumlah 60 dengan waktu pengerjaan 50 menit. Saya sendiri jujur gak bisa bahasa inggris, alhasil saya cuma berhasil menyelesaikan 50 soal. Itu pun gak yakin benar.

Setelah ujian 2 hari akhirnya saya lega (lemes gila). Gak yakin lolos. Tapi lillahita’ala, tawakal, pasrahkan pada Allah. Untuk menghilangkan kepenatan yasudah kita nonton film maklum di Tarakan gak ada bioskop.

2 minggu menunggu, pengumuman yang lulus tahap I keluar. Untuk D IV akuntansi diambil 200 dari sekitar 1000 lebih. Alhamdulilah namaku ada. Dijadwalkan 2 minggu berikutnya ujian tahap II Psikotes.

Meskipun namanya ujian psikotes, tetep aja, mau gak mau harus mempelajari dan latihan. Tes psikotes meliputi tes pilihan yang sesuai kepribadian peserta, gambar warteg, gambar orang, gambar pohon, dan hitung koran. Latihan saya didapat dari internet.

Gambar warteg; yang penting jangan gambar berurutan. Kalau saya memulai dari gambar no. 8 s.d.5 terus no. 1 s.d 4. Untuk pola melengkung sebaiknya digambar makhluk hidup. Itu saya ikuti tapi satu diantaranya saya gambar masjid. Untuk pola lurus bisa diambar benda mati.

Gambar orang; sesuaikan dengan jenis kelamin kita. Gambar orang yang mempunyai profesi dan sedang melakukan aktivitas. Gambar berada di tengah-tengah dan jangan terlalu kecil. Kalau bisa sekali gores waktu menggambar biar tidak menunjukkan keragu-raguan. Benar-benar harus berlatih karena waktu menggambar juga singkat. Waktu itu saya menggambar guru sedang mengajar. Saya gambar papan tulis, buku, dan ruangannya juga.

Gambar pohon; gambarkan pohon berjenis dikotil. Gambarlah di tengah-tengah dan jangan terlalu kecil. Gambarlah secara lengkap dimulai dari akar, tanah, batang, ranting, daun, dan buah. Waktu itu saya menggambar pohon nangka. Ini harus cepat juga nggambarnya. Jadi lebih baik latihan dulu.

Tes pilihan kepribadian; ini gak perlu belajar, yang penting sesuai dengan kepribadian. Karena ada beberapa soal yang diulang-ulang. Kalau dibuat-buat pasti tidak konsisten.

Setelah tes psikotes, pengumuman akhir akan diumumkan sekitar 1 bulan. 1 bulan menunggu dengan sabar dan terus berdoa akhirnya pengumuman itu datang dan nama saya alhamdulilah ada. Dari 200 orang yang lulus tahap 1, hanya diambil 159. 

Intinya sebenarnya ikhtiar dan berdoa. Minta doa orang tua itu harus…

Nah setelah lulus, baru daftar ulang di bintaro, capacity building (tapi gak jadi) dan orientasi. Kuliahnya di BPPK purnawarman. 

Mungkin itu aja, just share buat teman-teman yang ingin kuliah D IV di PKN STAN, semoga bermanfaat..:)

Wassalamu’alaikum…

Kosan di Kemang Utara, 4 Sept 2016

Aktivitas · Alur Hidupku · Diary · Umum

Kena Marah Wajib Pajak di Kantor, itu sudah biasa


Hari ini, kamis, 01 Oktober 2015 saya masih menggantikan tugas teman saya yang lagi diklat untuk menjadi petugas pendaftaran NPWP di TPT. Awal bulan sebagai awal harapan, mestinya saya berharap bisa menjalani hari ini dengan penuh semangat, dengan kelancaran tugas dan hari-hari yang mulus aja.

Sudah biasa kalau komplain WP terkait masalah pengeposan NPWP yang tidak sampai, kali ini masalahnya lain. Entah salah siapa, saya, dia, ato, mereka, ato mungkin waktu yang harus dipersalahkan…heheheh 🙂 . Tapi ini masalahnya cukup serius.

Kronologisnya, mungkin seperti ini. Wajib pajak mengajukan permohonan pengurangan sanski PMK-91. Syarat-syarat sudah dipenuhi. Mungkin WP waktu itu kurang begitu mengerti syarat-syarat apa aja yang harus dilengkapi saat permohonan diajukan. Sehingga pada saat permohonan awal, WP bolak-balik ke kantor untuk ngelengkapi itu semua. Ok…masalah itu sudah beres. TPT sudah terima berkas itu dengan keterangan lengkap. Dari TPT di teruskan ke petugas untuk mengecek kelengkapan dan selanjutnya diteruskan ke pejabat yang berwenang.

Selang beberapa bulan berlalu, aman-aman aja, adem ayem. Tiba-tiba di hari sebelum saya menulis cerita ini. WP mengadu ke kantor, dia Curhat kalau dia mendapat telepon dari pejabat yang berwenang, kalau harus ngelengkapi permohonan yang dulu diajukan. Dia minta bantuan ke saya untuk menjelaskan dan minta kejelasan orang yang telepon WP tersebut. Ok…dengan penuh kesadaran sebagai pegawai  😀 saya bersedia membantu, karena emang kewajibannya c…hehehe. saya telepon ke pejabat tersebut, minta kejelasan ini itu, ok..saya tau permasalahannya, meskipun sedikit bingung, karena saya merasa kelengkapan data sudah dipenuhi. Tapi yasudahlah gpp, ini masalah sepele, pikirku. Tinggal telepon WP njelasin untuk ngelengkapi kekurangnya. Dan itu pun sudah saya lsayakan, WP bilang besok hari mau ketemu saya. Dari ini saya berfikir WP paham dan akan beres masalahnya.

Hari besoknya, tepatnya tanggal 01 Oktober 2015, di mana saya senang karena gaji turun, hehehe tapi kepotong kredit bank..wkwkwk WP tersebut menepati janjinya untuk ketemu saya. Lucunya dia nanya ke kantor sebelah, yang namanya Bapak Mustofa mana?….kebetulan saya dengar pertanyaan wp tersebut, dalam hati…padahal kemarin kan sudah ngobrol sama saya. Segampang itu kah dia melupakan namsaya…haha #ngaco. Untungnya nama saya terkenal di antara pegawai yang lainnya (padahal sudah biasa sesama pegawai saling kenal). Lalu salah satu pegawai menunjuk ke arah saya “itu Pak…yang imut2 itu…. Dan WP itu akhirnya bertemu saya, setiap bertemu dia naroh tanda pengenal entah itu kepolisian, brimob atau apa, karena memang saya gak tau. Pikirku Maksudnya apa nih…biar saya tsayat kah…Dia menaruh kelengkapannya dan meminta saya untuk mengirimkan. Oke…siap Pak Komandan…Dan ternyata saya baru sadar yang dibawa ternyata bukan kelengkapan yang dimaksud. Salahnya saya nggk begitu memperhatikan. Sedangkan WPnya sudah pulang. Akhirnya saya telepon lagi WP tersebut, minta maaf dan menjelaskan sejelas-jelasnya, serinci-rincinya, berulang kali dan WPnya merasa udah ngerti dan fine dia mau balik lagi bertemu saya. Yang perlu diketahui yang bertemu dengan saya berulang kali hanyalah pihak yang disuruh orang yang saya telepon.

Siang mendekati dhuhur, dia datang. Dari Awal c…emang mukanya sangar, Badanya tegap, tapi kali ini mukanya tampak kesal. Akhirnya dia datang ke saya, bicara dengan nada tinggi, seisi ruangan TPT pasti dengar semua. Satpam melongo melihatnya, teman TPT yang lain terheran melihatnya, kantor sebelah juga asyik mendengar drama yang sedang saya pertunjukkan hari ini. Entahlah….untungnya kali ini saya bisa sabar mungkin karena inget puasa. saya sendiri juga bingung menaggapinya, WP sendiri bicara gak putus-putus, merasa kesal, merasa cape, merasa dipermainkan, ingin menuntut teman tpt saya, dll. Saya hanya senyum-senyum aja, dan pelan-pelan menjelaskan Salah satu teman TPT juga merasa kasihan dengan saya dan mendekati saya, nanyakan apa permasalahannya, dan dia mengajak masuk saya, bicara-bicara…biar  WPnya juga tenang dulu di depan. Akhirnya saya keluar lagi, dan memanggil bapaknya, saya jelaskan…begini begono begitu, dan dia minta nomor telepon pejabat tadi dan emailnya.

Hmmmmm….sebenarnya masalah gambang, WP cari arsipnya dan ketika ketemu tinggal dikirim via email…

okelah hari pertama di awal bulan oktober, terjadi drama emosi yang mengguncang hati dan pikiran saya.

Tarakan, 01/10/2015

Ilmu

Kisi-kisi Soal CPNS/PNS


Pengalaman pribadi, menjadi pns tidaklah mudah. Ujian masuk harus bersaing dengan ribuan orang. Meskipun saya kuliah di Perguruan Tinggi Kedinasan, yang seharusnya tidak perlu ujian lagi untuk menjadi PNS, namun saya harus ikut mengalami perjuangan untuk mendapatkan kelulusan menjadi PNS. Apalagi bagi pelamar umum.

 

Strategi dan tekad harus dibulatkan. Saya sarankan untuk ikut menjadi member di CPNSONLINE. mengapa saya menyarankan, karena saya juga menjadi member. Alhasil alhamdulilah saya sudah menjadi PNS.

 

Rekan-rekan juga harus jeli dalam belajar. CPNSONLINE saya yakin menjadi solusi. Apalagi aturan pemerintah sekarang, semua pelamar akan menghadi ujian via CAT. Di CPNSONLINE kalian akan menemukan kisi-kisi yang resmi yang bisa menjadi panduan, kalian juga bisa mengikuti try out berhadiah, keanggotaan berlangsung seumur hidup. Jadi saya meskipun sudah lulus, masih bisa ikut try out berhadiah.

 

Saya mengajak teman-teman yang memang berniat menjadi PNS, saya yakin dengan ikut ini, kalian tidak kecewa

 

Langsung saja klik CPNSONLINE 🙂

Ilmu · Motivasi

Motivasi hidup


Kemana kaki kalian akan melangkah

Disitu kalian akan menemukan jalan

Jalan lurus, berliku, naik, turun,

Itulah hidup…Sebuah perjalanan tiada henti sampai kalian mati

Janganlah senang seketika ketikan kalian menemuka jalan yang lurus, karena disitulah kalian harus siap-siap menghadapi jalan yang berliku

Janganlah sedih ketika kalian menemukan jalan yang berliku, teruslah melangkah, kalian pasti akan menemukan jalan yang lurus

Hadapi jalan yang naik dengan semangat, karena setiap tanjakan pasti ada turunan yang membayar pengorbanan langkah kita…

Aktivitas · Alur Hidupku · Ilmu · Motivasi · Organisasi

Indahnya Kebersamaan di Masa Lalu


Siang tadi aku tidur dengan pulasnya. Mungkin karena kelelahan setelah lari-lari pagi di satu hari sebelumnya. Bangun tidur terus nyuci pakaian yang telah aku rendam sejak tadi pagi. Mau tak mau harus aku cuci sejak saat itu karena kalau tidak pasti jadi bau’. Setelah itu sholat ashar, mandi, dan bergegas menuju air mancur kampus STAN. Hmm bukan itu sebenarnya yang ingin aku ceritain.

Setelah pasca pernyataan resmi menjadi alumni STAN, hari-hariku dipenuhi dengan acara perpisahan. Dulu tak saling kenal, selanjutnya saling mengenal, kini akhirnya harus berpisah. Itulah yang namanya hidup.

Malam ini, badan agak terasa panas dingin. Mungkin karena tadi sore hujan dan aku kena sedikit rintikannya. Atau entah dampak terbawa suasana yang bisa disebut galau. Entahlah aroma bumi membuatku seperti itu.

Kubuka album foto dan rekaman video di laptop dari folder awal hingga akhir. Ku coba mengenang masa lalu. Ternyata begitu indah, hingga ku berfikir apakah esok akan bisa seindah masa lalu. Entahlah…yang jelas kenangan-kenangan dalam foto dan video itu membuatku senyum-senyum sendiri di kosan, bahkan tertawa dengan kerasnya. Tapi juga sedih. Mungkin terlalu melankolis jiwa ini. Memang harus diakui hidup yang dilewati bersama dengan sahabat, teman adalah hal yang luar biasa. Meskipun kadang ada cerita pahit, manis di dalamnya.

Foto waktu makrab kelas 1 P STAN, aku dikerjain dan diangkat bareng-bareng di taruh di atas pagar dari tanaman.

Foto waktu makrab 2S STAN, tak sengaja kita nyebur bareng-bareng di air terjun 🙂 basah deh…

foto makrab 3D  STAN di Tangkuban Prahu

Meskipun serius2 dan agamis, tapi pada nampang juga waktu jaket baru…hahaha jadi malu 🙂

hey Akh…berawal dari mentor 1 ke mentor lain, akhirnya kita dipertemukan, jaga silahturahmi ya… Allahuakbar!!!

foto waktu lulus capacity building…lega!!!! gak makan dimenitin lagi (jangan dirasakan, dorong pake air, sendok mencari mulut, bukan mulut mencari sendok..haha) 😀

Kepada kawan-kawanku tercinta, marilah kita songsong masa depan kita menjadi lebih baik lagi. Kenanglah masa-masa indah yang lalu, tetap jaga silahturahmi…semoga sukses!!! aamiin

Agama · Ilmu

Baca Doa: Galau Menunggu Penempatan?


Artinya: “Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar, dan keluarkanlah pula aku secara keluar yang benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan (pemimpin) yang menolong.” (Al-Isra‘: 80).

          Mulai aku tahu doa ini dari hasil mentoring, mudah-mudahan aku bisa mengamalkannya. Teman-teman yang mengalami nasib yang sama, sedang menunggu penempatan kerja, di mana lokasinya, bagaimana lingkungannya, bagaimana pegawai juga bos kita nantinya. Apakah tempat itu membuat kita akan nyaman, betah, atau malah membuat kita menjadi seperti orang asing, tiada bersahabat..hehehe :). Udah..jangan mikir yang enggak-engggak dulu. Tenang-tenang ada doa yang insya Allah membuat hati kita adem ayem, bisa nerima keputusan yang ada..aamiin.

        Daripada galau, mikir yang enggak-enggak bacalah doa ini. Doa meminta suatu tempat yang baik buat kita, lingkungannya mendukung tidak menjerumuskan kita, bos-bos dan pegawai lainnya baik ma kita. Itu kan yang kita inginkan. Setelah membaca doa ini dengan serius/kusyu dan rutin, nanti pas kita tahu lokasi penempatan dan instansi, insya Allah kita bisa terima dengan lapang dada. Berarti Allah memutuskan bahwa tempat itu yang terbaik buat kita. Ya enggak?pada setuju…#bismillah aja dah…

          Oya…dari mentoring pertemuan terakhir menjelang wisuda, ada pesan-pesan dari mentor untuk kita-kita nih yang mau terjun kerja. So pasti kita tahu lingkungan kerja nanti orang itu bermacam-macam. Intinya kita harus bisa nyesuain, TAPI tetap pada akidah kita ya. Jangan sampai melenceng ke arah-arah yang nggak bener. Selain itu juga kita tetep harus menjaga tarbiyah alias acara-acara mentoring seperti ini. Aku pribadi nih ya..merasa mentoring itu sangat bermanfaat, selain menambah wawasan keagamaan aku yang masih sangat-sangat cetek, juga menentramkan hati. Bisa sharing-sharing ma temen, bisa tersenyum bersama menanggapi sebuah topik, banyak dah. Intinya si itu, yang belum mentoring ya coba deh ikut mentoring, yang sudah mari kita jaga semangatnya… 😀

Ilmu · Motivasi · Umum

Memaknai 1 Oktober “Hari Kesaktian Pancasila”


Masih ingatkah, atau enggak peduli. Sebuah pertanyaan buat kita semua tentang hari bersejarah ini. Baik di twitter maupun facebook kebanyakan update tentang sebuah harapan di awal bulan oktober. Jarang sekali yang update mengenai hari kesaktian pancasila yang bertepatan pada tanggal 1 Oktober hari ini. No problem lah..mungkin banyak urusan atau pikiran yang membuat kita lupa hal itu (alasan).

Tapi nih ya..menurut aku sebaiknya kita tuh sedikit berfikir tentang hari kesaktian pancasila ini. Hari yang seharusnya membuat kita itu sadar sebagai Warga Negara Indonesia yang berideologi pancasilas #ups bahasanya tinggi. Gini loh…Sebenernya kenapa hari kesaktian pancasila dijadikan hari peringatan?, inget kan waktu SD, SMP, SMA, kita upacara di alun-alun. Pertama memang tujuannya mengenang tentang pemberontakan G 30 S PKI yang akan mengambil alih kekuasaan dan mengganti ideologi kita (pancasila) dengan ideologi milik komunis. Makanya setelah pemberontakan itu bisa diatasi, tepatnya tanggal 1 oktober dijadikan hari kesaktian pancasila. Belajar sejarah lagi yuks..

Tapi..di jaman sekarang ini, maknanya selain mengenang apa coba?ya jelaslah kita sebagai WNI yang baik mesti turut serta dalam mempertahankan ideologi pancasila yang secara tidak terang-terangan alias terselubung mulai digoyahkan budaya asing…hmmmm kita harus waspada!!. Contohnya budaya barat sudah menjadi trend kan di negara kita. Mental kita semua sebenarnya sudah mulai tercuci dengan pengaruh asing itu. Ayooo..gimana coba?sadar gak ni…

Aku sendiri sadar…hehehe. Paling enggak kita selalu ingat dan berusaha memperbaiki diri. Betul betul?. Apalagi pemberitaan di TV tawuran antar suku, antar pelajar dari SD, SMP, SMA, sampe Perguruan Tinggi. Penyebabnya apa toh? inget nggak kalian dengan sila ketiga pancasila “Persatuan Indonesia”. Seharusnya tu kita bersatu bukan malah berpecah belah seperti itu. Kalau semua WNI seperti ini mana bisa maju?apa kata dunia?

Kalau Indonesia seperti ini terus, Asing akan dengan mudahnya masuk ke Indonesia dan mengambil alih kekuasaan Indonesia. Emang kita sudah merdeka secara resmi tanggal 17 Agustus 1945, tetapi kalau ada celah untuk diambil alih, pasti Asing dengan senangnya melakukan hal tersebut.

Inget ya boy…di hari kesaktian pancasila ini, selain mengenang para pahlawan yang gugur saat G 30 S PKI, kita mesti berupaya bersama-sama mempertahankan ideologi pancasila. Kita harus bersatu, jangan ada tawuran lagi, demo anarkis, dll yang bersifat memecah belah. Kita maknai pancasila dengan sesungguh-sungguhnya. Kita halang budaya asing yang mau merusak ideologi kita..Setuju Kan??? 😀

 

 

Agama · Ilmu

Doa Orang Tua


          Doa bagiku adalah sebuah kewajiban. Paling tidak setiap kali, akan melakukan suatu hal kita baca doa. Ketika mau makan, tidur, kamar kecil, dsb. Minimal bacaan “basmalah”. Aku kagum dengan orang-orang tua yang aku temui ketika mereka mau naik angkot, bus, kereta, atau pun jenis kendaraan lainnya. Mereka tidak lupa mengucapkan bacaan basmalah dengan agak keras saat mau memasuki atau pun ketika kendaraan tersebut mulai jalan. Terkadang kita sebagai anak muda sering lupa untuk melakukan hal semacam itu. Padahal itu sangat penting. Pernah dengar dalam acara kajian di televisi. Apabila kita membaca doa ketika kita melakukan suatu hal kebaikan, insya Allah jika kita meninggal dalam kegiatan tersebut, kita tergolong meninggal dalam keadaan yang baik (khusnul khotimah).

          Lain lagi dengan doa yang satu ini yaitu doa orang tua. Sangat bersyukur sekali ketika masih mempunyai kedua orang tua lengkap. Pastinya doa keduanya selalu bisa didapatkan. Seperti ajaran dalam agama islam yang selalu tertanam dalam diri ini, bahwa ridho Allah ada pada ridho orang tua. Oleh karenanya doa orang tua kepada anaknya sangat mustajab, Insya Allah. Maka dari itu setiap ada rencana yang penting, tak lupa kita harus meminta restu orang tua. Entah itu, kala mau ujian, mau lamar kerja, mau lamar nikah, dsb. Kalau penulis pribadi, meminta doa orang tua itu menyebabkan hati menjadi tenteram. Ibarat mau melangkah, sudah tidak terasa berat lagi dan ragu-ragu. Oleh karena itu, kita harus berbakti kepada kedua orang tua kita. Buatlah orang tua kita itu tersenyum dan selalu mendoakan yang terbaik buat kita..I love u…

 

 

 

Alur Hidupku · Diary · Ilmu · Motivasi

Biarlah terus berusaha dan takdir yang menjawab


Entah mengapa terlintas dalam pikiran aku untuk menuliskan judul tersebut. Mungkin karena kemaren orang tua nelpon dan menyatakan keinginan kepada kakakku, seperti teman-teman lainnya untuk belajar bahasa jepang dan bekerja di sana. Mendapatkan gaji yang besar (katanya) dan nantinya bisa dapat modal untuk usaha. Sedangkan aku yang mendengar keluhan malah jadi males untuk mengobrol lebih lanjut. Kata-kataku yang ke luar dari mulut pun terasa agak sedikit pedas, “Udahlah jangan banding-bandingkan dengan orang lain, biarlah dia menikmati kerjaannya sekarang meskipun hanya sebagai buruh pabrik, tetapi paling enggak dia sudah menjadi karyawan tetap, udah ah…aku males kalo ngomongin masalah kayak gini”.

Entah kenapa, aku juga merasa kalau ibu enggak ngerasain apa yang kami rasakan (#emosi sesaat). Aku yakin kami semua juga ingin membuat orang tua itu bangga, bahagia, tetapi….taukah jalan menuju ke sana juga sulit…

Sekarang aku juga harus memikirkan nasibku yang enggak tahu arahnya ke mana. Menurut kebanyakan orang kuliah di kampus ini terjamin (#iya mungkin). Biaya hidup selama kuliah di sini juga tidak sedikit meskipun uang semesteran gratis. Entahlah itu jadi pikiranku juga.

Ya ya ya ya….pikirku ini adalah bagian dari hidup, sebuah masalah yang mengusik hati dan memeras pikiran tetapi nantinya ketika menemukan solusi, insya Allah menentramkan hati (semoga..).

Aku tidak ingin menganggur, mencari berbagai sumber kerjaan di internet yang tak tahu itu bohongan atau bukan, mengirim lamaran lewat email ada yang membalas, ada juga yang tidak, ini juga udah aku lakoni. Selama masa menunggu pengangkatan (berharap cepat) paling tidak memperoleh pengalaman sesuai dengan bidangku dan juga bisa bertahan hidup. #Apakah ini berhasil..lihat saja nanti…

Entahlah…kata-kata yang sering aku ucapkan..

Tetapi, sebuah keyakinan akan selalu ada..

Banyak video-video motivasi yang bisa menambah keyakinan..

“Video anak yang bertanya kepada ibunya, apakah kalau sudah besar dia akan jadi sukses dengan kondisi cacatnya seperti ini…, apa pun jadinya nanti, yang penting tetap berusaha”

Allah tidak akan mengubah nasib seorang kaum, kecuali ia yang mengubahnya sendiri

Mungkin itu yang akan selalu tanamkan dalam benakku, terus berusaha-berusaha-berusaha-berusaha, sampai takdir menjawabnya…