Search

mustofa's life

Alur kisah manusia

Author

Mustofa

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara SMK Negeri 2 Purworejo SMP Negeri 3 Purworejo SD Negeri Kaliwatubumi TK Puspita Sari

Tuhan..Engkaulah Paling Tau


Tuhan….lewat hati yg bergumam ini
Dalam rangkaian kereta yang sarat penumpang namun jiwa ini lengang
Ijinkan barisan kata ini mewakili apa yang dirasakan.
Tuhan…
Melihatnya berbaring lemah, takkan mampu diri ini berpura
Takkan mampu mata mama berdusta
Takkan mampu semuanya beranggap ini biasa..
Tuhan…Engkaulah paling tahu..
Maafkan diri, tak ada maksud untuk menghakimiMu

Maafkan kami yg banyak meminta

Sedangkan kami terus melakukan dosa

Hanya kami manusia biasa…

Mengadu ini hanya padaMu

Doa ini dipanjatkan untukMu

Kami hanya ingin dia kembali

Ceria dan tak bersedih lagi

Yakinkan….


Siapa duga hari yang cerah, tanpa kabar turun hujan
Semua begitu saja terjadi, tiada sebab dan harap
Entah apa yang harus dilakukan manusia, agar hujan kunjung reda
Berdiam diri atau melangkah menerjangnya
Mungkinkah itu yang harus dilakukannya

Berdiamdirilah sebentar…

yakinkan hujan dari Tuhan

yakinkan semua rasa, susah ataupun senang adalah ujian

Siapkan diri semua yang akan ditakdirkan

Berusaha, Bersabar, dan bertawakallah 

Terjanglah hujan itu, meskipun berat

Tujuan manusia ada di sana….

Usahalah….payung hanya bisa sedikit medukungmu

Kamu adalah bagian dari takdirku


Kita tidaklah seromantis kisah romeo dan juliet ataupun jack dan rose dalam film titanic. Tapi ini hanyalah kisah kita, kita yg awalnya berdiri masing2 sebagai aku dan kamu. Dan sebulan lagi aku tidak boleh lagi egois, karena aku hanya bagian dr kita. Kita yang harus lebih diutamakan.

Aku hanyalah seorang lelaki biasa, yg kamu kenal saat itu. Sejak akhir tahun lalu, kamu hadir dalam hidup ini, aku berfikir kamu adalah bagian dari takdirku. Takdir yg begitu mudah bagiNya, tetapi bukan tidak perlu perjuangan bagiku untuk menjalaninya. Ntahlah bagaimana ceritanya aku mulai mau memperjuangkan km. Memperjuangkan kamu yg belum aku kenal sepenuhnya.

Janganlah bilang aku frustasi dengan kisah2 yg lalu yg pernah aku gagal menjalaninya. Aku hanyalah lelaki yang berusaha menerima dan menjalani takdirku dan berprasangka baik dengan takdirNya.

Jika selama ini aku hanyalah lelaki biasa, saat meminangmu aku mulai merasa jadi lelaki luar biasa demi kamu

Seandainya kamu tahu bgmn aku mulai meyakinkan mamakku hingga membawanya untuk melamarmu, maka jgn pernah kau menangis, aku selalu menjagamu.

Seandainya kamu tahu bgmn aku mulai berlatih menjadi lelaki dewasa dan siap jd imammu, maka teruslah bersabar menghadapi egoku.

Seandainya kamu tahu bgmn aku berusaha menjadi lelaki pantas di hadapan keluargamu, maka terus ingetin aku dan lakukan hal yg sama di keluargaku.

Seandainya kamu tahu gmn aku mencoba terus ada untukmu, maka jgnlah segan untuk bilang rindu di waktu sibukku.

Seandainya kamu tahu….semua demi kamu…

@kreta api progo kutoarjo-pasar senen


puisi Tuhan Ijinkan aku jatuh cinta.png

Kereta Malam


Sore tadi hiuk riuk orang berkumpul di kursi tunggu kedatangan kereta

Berbagai raut wajah nampak tak sama

Tapi raut ceria lebih indah dipandang mata

Iya…kita menanti hal yang sama,

Jumpa dengan keluarga, berbagi cerita

Mak…aku pulang…

Siapkan Diri Karena Yang Pasti di Dunia Ini adalah Ketidakpastian


Mungkin sering kita mendengar kata-kata yang pasti di dunia ini hanyalah kematian, dan sebenarnya menurut pendapat sebagian besar orang diantara kepastian itu adalah Ketidakpastian itu sendiri. Apa kita bisa menentukan kedepannya kita akan seperti apa?mau menikah sama si A? Dan Akan terus bekerja di tempat B? Gak bisa kan..Gak ada yang pasti bro…

Karena semua serba gak pasti, maka siapkan diri kita. Kita gak tau kapan kita akan mati, maka bekali diri untuk menghandapi itu. Kita juga gak tau mau nikah sama siapa, maka bekali diri untuk bisa benar-benar siap menjalani kehidupan rumah’ tangga. Bahkan, kita gak tau apakah kedepannya kita akan terus bekerja di tempat yang sama seperti saat ini, maka cobalah belajar hal-hal lain agar kita siap, andaikan kita berhenti kerja.

Dalam posisi nyaman, memang kadang kita lupa dengan Ketidakpastian di masa yang akan datang. Kondisi perekonomian nanti belum tentu dalam suasana yang sama dengan saat ini. Apakah bumi masih akan terus menerima kita kalau kita stagnan dengan besar kemampuan kita saat ini?. Generasi muda penerus pastinya jauh lebih kreatif dibanding kita yang usianya semakin merapuh. Nerimo?ya kalau mau seperti itu silakan…tapi malulah dengan Allah yang memerintahkan kita untuk terus menuntut ilmu sampai di liang lahat…

Stasiun pasar Senen, 10 sept 2016

Pengalaman diterima DIV Tugas Belajar PKN STAN 2016/2017


Assalamu’alaikum….

Syukur alhamdulilah saya ucapkan kepada Allah SWT karena akhirnya saya resmi berstatus sebagai mahasiswa DIV Politeknik Keuangan Negara STAN setelah melalui beberapa tahapan yaitu Tes Tahap I, Tes Tahap II, Daftar Ulang, Capacity Building (tp gak jadi) dan orientasi. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak atas doa-doa tulus mamak, keluarga, keluarga besar KPP Pratama Tarakan dan semuanya karena tanpa doa kalian dan atas ijin Allah saya gak akan bisa lulus. Memang semua tergantung atas ikhtiar kita dan berakhir dengan takdir Allah. Tetapi setidaknya saya mencoba membagi pengalaman saya hingga bisa lulus dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi teman-teman yang memang berniat untuk daftar DIV Tugas Belajar PKN STAN tahun berikutnya. Langsung saja ya…

Kebetulan saya bertugas di instansi pajak tepatnya di KPP Pratama Tarakan. Sejak penempatan pertama yaitu april 2014 hingga agustus 2016, cukup lama ya kira-kira 2 tahun 5 bulan. Dalam rentang waktu itu ngapain aja?hmmm….awal mula penempatan di Tarakan merasa sedih, karena jauh dari kampung halaman..apalagi saya anak terakhir yg diharapin dekat ma ortu. Rasa sedih itulah yang membuat saya bersumpah serapah alias berjanji untuk semangat belajar agar bisa cepat balik melalui tes DIV. Karena bagaimanapun kalau mengarapakan mutasi ke homebase untuk level pelaksana, bisa dibilang mustahil..TAPI janji itu ternyata manis di awal….hehe. Kita terlena setelah merasakan kerja entah itu alasan sibuk, atau bahkan sok sibuk. Ya kalau saya jujur gak tau kenapa rasa malas itu ada, mau belajar rasanya mata dan jiwa ini lelah bro…tentunya karena menunggu untuk bisa ikut tes terlalu lama juga, 2 tahun sejak CPNS bro (CPNS baru Oktober 2013), tetapi besrsyukur ada instansi yang syaratnya 2 tahun sejak PNS. Menungguin calon aja kadang lelah juga. Ya gak brohh…:mrgreen: Apa daya waktu terlena dengan rutinitas kantor, waktu luang cuma buat refreshing, sampai berbagai olahraga saya ikuti, jogging, badminton, futsal, karate, ngaji biar adem. Kalau gak diisi seperti itu lama kelamaan bisa stress, tapi alhamdulilah masih aktivitas yang positif. 

Muncul pengumuman adanya USM D III khusus dan D IV Tugas Belajar PKN STAN 2016/2017  kisaran awal bulan mei 2016 kalau gak salah. Yang perlu diperhatikan dari pengumuman tersebut antara lain syarat administrasi, pendaftaran online, dan jadwal ujian.

1. Syarat administrasi

Berupa kelengkapan-kelengkapan yang harus dikirim segera ke kanwil masing-masing, meliputi surat usulan, pernyataan tidak kena hukuman disiplin, penilaian kinerja dari atasan, foto kopi SK PNS dan CPNS, dan Surat keterangan sehat. Ini harus segera dikirim karena terkait batas waktu yang ditentukan. Akibatnya jika tidak terkirim tepat waktu dan tidak lengkap maka dinyatakan tidak lolos administrasi…gak bisa lanjut dah…

2. Pendaftaran online

Bagi peserta yang sudah dinyatakan lolos administrasi juga harus segera masuk ke situs yang telah disediakan untuk mendaftar online. Yang perlu diperhatikan selain ada jangka waktu pendaftaran online juga terkait pengisian. Data harus diisi benar wabil khusus jurusan, harus sesuai dengan surat usulan sebelumnya. Bisa dibayangkan kalau beda…#terlihatmain2kan… Selain itu pilih lokasi ujian dengan mantap, karena sekali milih dan disimpan maka tidak bisa dirubah kembali.

3. Jadwal ujian

Ujian dibagi dua tahap. Tahap pertama meliputi Ujian Akuntansi (Khusus D IV) dan Tes Potensi Akademik+b.inggris (D III khusus dan D IV Akuntansi). Ujian Tahap pertama kurang lebih 1 bulan dari pengumuman awal. Jadi bener-bener disiapin dah…apalagi untuk D IV ada ujian akuntansi. Kalau saya waktu itu setiap hari setelah jam kerja kantor saya sempetin baca materi akuntansi modul PSAK kakak kelas..swear, baca aja gak ngerti-ngerti apalagi yang gak baca. Oiya…akuntansi untuk D IV akuntansi meliputi akuntansi keuangan, manajemen keuangan, dan akuntansi biaya. Masih ingat?enggak kan? Sama..makanya harus baca!!!.

Waktu ujian tiba…untuk kisi-kisinya, ujian akuntansi kalau gak salah terdiri dari 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit. Porsinya masing-masing saya agak lupa, tapi yang jelas akuntansi keuangannya lebih banyak dibanding akuntansi biaya dan manajemen keuangan. Oiya boleh nggunain kalkulator tapi kalkulator yang manual gak boleh yang ada rumus2nya..Nah soal yang keluar sebagian hitungan dan sebagian konsep teori. Jadi mending baca untuk memahami konsep teori, hitungannya juga gak terlalu banyak. Saran saya dikerjain semua, pilih jenis soal yang kamu anggap kamu benar-benar yakin, baru soal yang sulit. Kalau saya waktu itu pilih teori dan hitungan yang mudah dulu, baru ngerjain hitungan cost accounting dan mankeu. Aturan soal waktu itu tidak ada nilai minus kalo salah.Tapi hati2 siapa tahu tahun depan aturannya beda.

Untuk Tes Potensi Akademik, soalnya sama dengan waktu USM D I / D III terdiri dari arti kata, sinonim, antonim, analogi, hitung matematika, deret matematika, dan gambar. Bedanya kalau yang tes ini, tingkat kesulitan soal lebih besar. Untuk arti kata, sinonim, dan antonim memakai bahasa planet, yang gak saya ngerti, di situ banyak yang kosong. Untuk matematikanya juga lebih rumit. Kalau saran saya si banyakin latihan, latihan soal khusus D IV, jangan soal yang USM D I/ DIII. Di internet lumayan banyak soalnya. Tapi soal tahun-tahun 2015 ke atas pasti gak ada karena soal dikembalikan ke pengawas. Tes ini berjumlah 120 soal. Waktu pengerjaan 100 menit. Selesai??jelas enggak…tapi sebaiknya minimal ngerjain 90 soal. Waktu itu saya cuma ngerjain 80 soal lebih. Kalau mau gambling silakan asal yang yakin benar sudah banyak. Untuk penilaian Nilai benar ditambah 4 kalau salah minus 1.

Bahasa inggris soalnya seperti USM pada umumnya. Yang saya rasakan bahasanya emang lebih sulit. Terdiri atas structure, error analysis, dan article. Soal berjumlah 60 dengan waktu pengerjaan 50 menit. Saya sendiri jujur gak bisa bahasa inggris, alhasil saya cuma berhasil menyelesaikan 50 soal. Itu pun gak yakin benar.

Setelah ujian 2 hari akhirnya saya lega (lemes gila). Gak yakin lolos. Tapi lillahita’ala, tawakal, pasrahkan pada Allah. Untuk menghilangkan kepenatan yasudah kita nonton film maklum di Tarakan gak ada bioskop.

2 minggu menunggu, pengumuman yang lulus tahap I keluar. Untuk D IV akuntansi diambil 200 dari sekitar 1000 lebih. Alhamdulilah namaku ada. Dijadwalkan 2 minggu berikutnya ujian tahap II Psikotes.

Meskipun namanya ujian psikotes, tetep aja, mau gak mau harus mempelajari dan latihan. Tes psikotes meliputi tes pilihan yang sesuai kepribadian peserta, gambar warteg, gambar orang, gambar pohon, dan hitung koran. Latihan saya didapat dari internet.

Gambar warteg; yang penting jangan gambar berurutan. Kalau saya memulai dari gambar no. 8 s.d.5 terus no. 1 s.d 4. Untuk pola melengkung sebaiknya digambar makhluk hidup. Itu saya ikuti tapi satu diantaranya saya gambar masjid. Untuk pola lurus bisa diambar benda mati.

Gambar orang; sesuaikan dengan jenis kelamin kita. Gambar orang yang mempunyai profesi dan sedang melakukan aktivitas. Gambar berada di tengah-tengah dan jangan terlalu kecil. Kalau bisa sekali gores waktu menggambar biar tidak menunjukkan keragu-raguan. Benar-benar harus berlatih karena waktu menggambar juga singkat. Waktu itu saya menggambar guru sedang mengajar. Saya gambar papan tulis, buku, dan ruangannya juga.

Gambar pohon; gambarkan pohon berjenis dikotil. Gambarlah di tengah-tengah dan jangan terlalu kecil. Gambarlah secara lengkap dimulai dari akar, tanah, batang, ranting, daun, dan buah. Waktu itu saya menggambar pohon nangka. Ini harus cepat juga nggambarnya. Jadi lebih baik latihan dulu.

Tes pilihan kepribadian; ini gak perlu belajar, yang penting sesuai dengan kepribadian. Karena ada beberapa soal yang diulang-ulang. Kalau dibuat-buat pasti tidak konsisten.

Setelah tes psikotes, pengumuman akhir akan diumumkan sekitar 1 bulan. 1 bulan menunggu dengan sabar dan terus berdoa akhirnya pengumuman itu datang dan nama saya alhamdulilah ada. Dari 200 orang yang lulus tahap 1, hanya diambil 159. 

Intinya sebenarnya ikhtiar dan berdoa. Minta doa orang tua itu harus…

Nah setelah lulus, baru daftar ulang di bintaro, capacity building (tapi gak jadi) dan orientasi. Kuliahnya di BPPK purnawarman. 

Mungkin itu aja, just share buat teman-teman yang ingin kuliah D IV di PKN STAN, semoga bermanfaat..:)

Wassalamu’alaikum…

Kosan di Kemang Utara, 4 Sept 2016

Ikhlas melepasnya


Teori ikhlas memang lebih mudah dibandingkan prakteknya. Ya begitulah yang saya rasakan selama ini. Butuh waktu lama dan alasan yang kuat untuk kita bisa bilang ikhlas. Umpamakan kita akan melakukan sedekah/amal, kita pasti sedikit berfikir lama untuk sedekah/amal dengan nominal yang besar. Selain itu butuh alasan yang kuat (tulus mengharap Ridho-Nya) agar kita bisa ikhlas dalam melakukan sedekah/amal tersebut.

Begitu juga dengannya. Setelah sekian lama kita saling mengenal satu sama lain. Hubungan semakin dekat bahkan rencana-rencana bahagia sudah terukir bersama, tak mudah bagi saya untuk merelakan dia pergi meskipun kata usai sudah terucapa lewat bibir kita berdua.

Iya…memang saya lah yang tak merelakan dia pergi. Saya lah yang berusaha meyakinkan dia untuk kembali dan mengharap kata maaf dia beri, dan saya juga lah yang berusaha untuk setia menanti dia kembali sampai waktu yang tak pasti.

Tapi, tidak untuk dia…

Dan akhirnya, tibalah waktunya kesabaran saya sudah tidak mampu untuk mengharapkannya kembali. Tulus…selama ini yang saya berikan, lama kelamaan akan pupus termakan oleh acuhnya dia…

Itulah alasan yang kuat buat saya membuka hati, mungkin memang kita tidak berjodoh…

Bandara Adisutjipto, 13-07-2016

 

 

Ramadhan ke-3 di Tarakan


Assalamu’alaikum…

Marhaban ya Ramadhan..Alhamdulilah masih bisa merasakan puasa ramadhan lagi kali ini. Alhamdulilah masih diberi umur panjang sehingga masih bisa menikmati ramadhan 1437 H, masih bisa mencari keridhoan Allah SWT.

Ternyata sudah ketiga kalinya saya puasa di Tarakan. Sebenarnya baru jalan 2 tahun lebih saya di tarakan. Dulu penempatan awal memang mendekati puasa ramadhan.

Sebuah harapan yang tak henti-hentinya adalah ini ramadhan terakhir saya di Tarakan. Saya ingin ramadhan tahun depan berada di jawa. Bukannya saya tidak betah berada di sini. Tapi ijinkan saya dekat dengan ibu saya, yang paling tidak bisa sebulan sekali saya nengok beliau yang tinggal sendiri. Ijinkan saya bisa lebih berbakti jika tinggal dekat atau bersama ibu saya.

Tidak betah di tarakan, itu bukan alasan saya. Alhamdulilah di tarakan saya bertemu dengan teman-teman yang membuat saya nyaman. Alhamdulilah juga saya masih didekatkan dengan islam dengan terus semangat mengaji bersama teman2 yang luar biasa.

Tapi alasan saya adalah ibu….tidak ada alasan saya untuk tak berbakti pada ibu. Tidak ada cukup alasan bagi saya tidak peduli sama ibu. Dia begitu luar biasa bagi saya. Mungkin di lihat dari luar saya tidak seberuntung teman2 saya yang dilahirkan dari keluarga kaya…tapi dari situlah saya belajar tentang arti perjuangan, usaha, dan doa…

Makasih mak….dari anakmu…doakan saya cepat kembali…

 

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑