Agama · Ilmu · Motivasi · Umum · Uncategorized

Be a Leader like Muhammad SAW


Menjadi pemimpin memang tidak mudah. Bahkan menjadi pemimpin bagi diri sendiri, mungkin bisa dikatakan banyak sekali orang yang gagal. Karena memang kebanyakan orang adalah follower atau menjadi pengikut.

Memulai perkuliahan di semester 9 ini, di usia yang sudah tidak muda lagi, dan sebentar lagi jadi seorang Ayah, saya sendiri masih merasa belum bisa menjadi pemimpin senyatanya.

Pertanyaan yang muncul di kelas, bagaimana menjadi pemimpin yang bepengaruh? Artinya bahwa seorang pemimpin harus memunyai manajemen stratejik yang mempunyai visi dan misi ke depan. Dan jawaban yang cukup membuat saya terdiam membisu alias melongok, He said that we must be a leader like Muhammad SAW. Pikir saya “Betul juga”. Nabi Muhammad SAW dikarunia sifat siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fathonah (cerdas), Tablig (Menyampaikan dan berpengaruh). So Perfect…… 😀 dalam teorinya “Seorang Pemimpin harus mampu menerapkan manajemen stratejik (dia harus punya ART n SCIENCE). Pinter aja gak cukup…..

GOOD LEADER IS GOOD TEACHER

LEADER HAS A VISION AND FOLLOWERS, how about u and me?

Sudah punya visi dan follower belum… Eits….kalau yang sudah berumah tangga, setidaknya istri sudah dukung visi km belom? 😀

 

 

 

Puisi

Rindu


Tibalah waktu

Saat kau terdiam sebentar

Mata tak berkedip

Melamunkan sesuatu…itu rindu…

 

Mungkin ini yang sedang hadir di hatiku…

Kamu…

Rasanya tak salah aku merasakan itu

Jauh dari kamu, hidup tak bersamamu, aku rindu

 

Memang…

Dunia ini penuh dengan syarat

Mungkin belum saatnya mata kita berdekat

Atau tangan kita berpegang erat

Bahkan untuk saling mendekap

Hanya satu harap

Hati ini selalu melekat…

 

 

 

 

 

 

 

 

Alur Hidupku · Diary · Keluarga · Uncategorized

Kehidupan Baru (Menikah, 11 Agustus 2017)


mustofa dan haniAkhirnya saya memutuskan untuk menghalalin dia…  🙂 Itulah jodoh, awalnya sudah dekat dengan siapa, mecoba sama siapa, eh nikahnya sama dia. Tapi saya yakin memang ini jalan indah yang diatur oleh Sang Maha Pencipta, Allah. Alhamdulilah sebesar-besarnya saya haturkan kpd Allah SWT, Tuhanku yang memberikan anugerah keberanian kepada saya yang masih belum punya apa-apa, pegawai yang sdg ditugasin belajar, gajinya pas-pasan 😀 , untuk menikahin dia.

Bersyukur juga, saya dijodohkan dengan wanita yang tidak banyak nuntut apa-apa, saat saya tanyakan. “Kamu mau mahar apa?”, dan dia menjawab, “Terserah mas aja”. Begitu lega hati saya, karena kalo dia minta syarat ini itu…yah jelas saya gak ada…. 😀 .

Banyak ujian sebelum saya akhirnya mendapat restu nikah dari keluarga. Jelas….di daerah saya ataupun keluarga saya masih menganggap so dangerous, kalau ada orang yang berani nikah dengan wanita berkebangsaan Sunda. Awalnya kuping saya panas dengan tetangga satu bilang ini…”hmmm…hati2 nikah sama orang sana, kebanyakan gak langgeng”, tetangga 2 bilang “Udahlah cari aman, itu yang nikah sama orang sana, hartanya habis…diporotin..”, tetangga 3 bilang “emang gak ada apa gadis di sini yang cantik…sampe nyari yang jauh…”Temen banyak yang bilang….”wuedan…berani kali kau nikah sama orang sana….berapa besar mahar kamu…” Lama kelamaan, saya pasrah aja, kalau memang dia jodoh saya, yasudah saya jalani. Memang saya baru sedikit mengenal dia, hanya kisaran 7 bulan untuk mengenal keluarga dan dia sendiri sampai ke pernikahan. Tapi saya hanya percaya apa yang Allah tunjukkan saat itu dari doa2 saya ketika saya istikharah dan meminta “Ya Allah tunjukkan jodoh saya”.

Toh…akhirnya lama kelamaan prasangka orang tentang yang dipikirkannya mulai keliatan salahnya. Melihat bagaimana akhirnya pernikahan saya dengan dia, melihat bagaimana sikap dia, keluarga mertua saya, dll. Memang banyak sekali perbedaan budaya, gaya hidup, banyak sekali. Ya saya harus menghormati itu saat di keluarga dia. Dan tugas saya sebagai suami, untuk ngasih tau istri, kalau di jawa seperti ini, kalau saya dan orang jawa kebanyakan sukanya seperti. Jadi saling kasih pengertian saja.

Untuk dia yang menjadi istriku sekarang, teruslah bersabar dengan ujian hidup, ujian rumah tangga, ujian apa pun. Ingatlah pernikahan bukan main-main, dan saya juga gak main-main menikahimu. Semoga Allah selalu bersama keluarga kita. Amiin.. i love u neng hani. Semoga segera di kasih anak bertitel madani…. yang sholeh, sholehah, sholeh, sholeha,

Kontrakan, Kebon Jeruk, 18 Sept 2017

Uncategorized

Tuhan..Engkaulah Paling Tau


Tuhan….lewat hati yg bergumam ini
Dalam rangkaian kereta yang sarat penumpang namun jiwa ini lengang
Ijinkan barisan kata ini mewakili apa yang dirasakan.
Tuhan…
Melihatnya berbaring lemah, takkan mampu diri ini berpura
Takkan mampu mata mama berdusta
Takkan mampu semuanya beranggap ini biasa..
Tuhan…Engkaulah paling tahu..
Maafkan diri, tak ada maksud untuk menghakimiMu

Maafkan kami yg banyak meminta

Sedangkan kami terus melakukan dosa

Hanya kami manusia biasa…

Mengadu ini hanya padaMu

Doa ini dipanjatkan untukMu

Kami hanya ingin dia kembali

Ceria dan tak bersedih lagi

Uncategorized

Yakinkan….


Siapa duga hari yang cerah, tanpa kabar turun hujan
Semua begitu saja terjadi, tiada sebab dan harap
Entah apa yang harus dilakukan manusia, agar hujan kunjung reda
Berdiam diri atau melangkah menerjangnya
Mungkinkah itu yang harus dilakukannya

Berdiamdirilah sebentar…

yakinkan hujan dari Tuhan

yakinkan semua rasa, susah ataupun senang adalah ujian

Siapkan diri semua yang akan ditakdirkan

Berusaha, Bersabar, dan bertawakallah 

Terjanglah hujan itu, meskipun berat

Tujuan manusia ada di sana….

Usahalah….payung hanya bisa sedikit medukungmu

Uncategorized

Kamu adalah bagian dari takdirku


Kita tidaklah seromantis kisah romeo dan juliet ataupun jack dan rose dalam film titanic. Tapi ini hanyalah kisah kita, kita yg awalnya berdiri masing2 sebagai aku dan kamu. Dan sebulan lagi aku tidak boleh lagi egois, karena aku hanya bagian dr kita. Kita yang harus lebih diutamakan.

Aku hanyalah seorang lelaki biasa, yg kamu kenal saat itu. Sejak akhir tahun lalu, kamu hadir dalam hidup ini, aku berfikir kamu adalah bagian dari takdirku. Takdir yg begitu mudah bagiNya, tetapi bukan tidak perlu perjuangan bagiku untuk menjalaninya. Ntahlah bagaimana ceritanya aku mulai mau memperjuangkan km. Memperjuangkan kamu yg belum aku kenal sepenuhnya.

Janganlah bilang aku frustasi dengan kisah2 yg lalu yg pernah aku gagal menjalaninya. Aku hanyalah lelaki yang berusaha menerima dan menjalani takdirku dan berprasangka baik dengan takdirNya.

Jika selama ini aku hanyalah lelaki biasa, saat meminangmu aku mulai merasa jadi lelaki luar biasa demi kamu

Seandainya kamu tahu bgmn aku mulai meyakinkan mamakku hingga membawanya untuk melamarmu, maka jgn pernah kau menangis, aku selalu menjagamu.

Seandainya kamu tahu bgmn aku mulai berlatih menjadi lelaki dewasa dan siap jd imammu, maka teruslah bersabar menghadapi egoku.

Seandainya kamu tahu bgmn aku berusaha menjadi lelaki pantas di hadapan keluargamu, maka terus ingetin aku dan lakukan hal yg sama di keluargaku.

Seandainya kamu tahu gmn aku mencoba terus ada untukmu, maka jgnlah segan untuk bilang rindu di waktu sibukku.

Seandainya kamu tahu….semua demi kamu…

@kreta api progo kutoarjo-pasar senen

Uncategorized

Siapkan Diri Karena Yang Pasti di Dunia Ini adalah Ketidakpastian


Mungkin sering kita mendengar kata-kata yang pasti di dunia ini hanyalah kematian, dan sebenarnya menurut pendapat sebagian besar orang diantara kepastian itu adalah Ketidakpastian itu sendiri. Apa kita bisa menentukan kedepannya kita akan seperti apa?mau menikah sama si A? Dan Akan terus bekerja di tempat B? Gak bisa kan..Gak ada yang pasti bro…

Karena semua serba gak pasti, maka siapkan diri kita. Kita gak tau kapan kita akan mati, maka bekali diri untuk menghandapi itu. Kita juga gak tau mau nikah sama siapa, maka bekali diri untuk bisa benar-benar siap menjalani kehidupan rumah’ tangga. Bahkan, kita gak tau apakah kedepannya kita akan terus bekerja di tempat yang sama seperti saat ini, maka cobalah belajar hal-hal lain agar kita siap, andaikan kita berhenti kerja.

Dalam posisi nyaman, memang kadang kita lupa dengan Ketidakpastian di masa yang akan datang. Kondisi perekonomian nanti belum tentu dalam suasana yang sama dengan saat ini. Apakah bumi masih akan terus menerima kita kalau kita stagnan dengan besar kemampuan kita saat ini?. Generasi muda penerus pastinya jauh lebih kreatif dibanding kita yang usianya semakin merapuh. Nerimo?ya kalau mau seperti itu silakan…tapi malulah dengan Allah yang memerintahkan kita untuk terus menuntut ilmu sampai di liang lahat…

Stasiun pasar Senen, 10 sept 2016

Alur Hidupku · Diary · Motivasi

Pengalaman diterima DIV Tugas Belajar PKN STAN 2016/2017


Assalamu’alaikum….

Syukur alhamdulilah saya ucapkan kepada Allah SWT karena akhirnya saya resmi berstatus sebagai mahasiswa DIV Politeknik Keuangan Negara STAN setelah melalui beberapa tahapan yaitu Tes Tahap I, Tes Tahap II, Daftar Ulang, Capacity Building (tp gak jadi) dan orientasi. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak atas doa-doa tulus mamak, keluarga, keluarga besar KPP Pratama Tarakan dan semuanya karena tanpa doa kalian dan atas ijin Allah saya gak akan bisa lulus. Memang semua tergantung atas ikhtiar kita dan berakhir dengan takdir Allah. Tetapi setidaknya saya mencoba membagi pengalaman saya hingga bisa lulus dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi teman-teman yang memang berniat untuk daftar DIV Tugas Belajar PKN STAN tahun berikutnya. Langsung saja ya…

Kebetulan saya bertugas di instansi pajak tepatnya di KPP Pratama Tarakan. Sejak penempatan pertama yaitu april 2014 hingga agustus 2016, cukup lama ya kira-kira 2 tahun 5 bulan. Dalam rentang waktu itu ngapain aja?hmmm….awal mula penempatan di Tarakan merasa sedih, karena jauh dari kampung halaman..apalagi saya anak terakhir yg diharapin dekat ma ortu. Rasa sedih itulah yang membuat saya bersumpah serapah alias berjanji untuk semangat belajar agar bisa cepat balik melalui tes DIV. Karena bagaimanapun kalau mengarapakan mutasi ke homebase untuk level pelaksana, bisa dibilang mustahil..TAPI janji itu ternyata manis di awal….hehe. Kita terlena setelah merasakan kerja entah itu alasan sibuk, atau bahkan sok sibuk. Ya kalau saya jujur gak tau kenapa rasa malas itu ada, mau belajar rasanya mata dan jiwa ini lelah bro…tentunya karena menunggu untuk bisa ikut tes terlalu lama juga, 2 tahun sejak CPNS bro (CPNS baru Oktober 2013), tetapi besrsyukur ada instansi yang syaratnya 2 tahun sejak PNS. Menungguin calon aja kadang lelah juga. Ya gak brohh…:mrgreen: Apa daya waktu terlena dengan rutinitas kantor, waktu luang cuma buat refreshing, sampai berbagai olahraga saya ikuti, jogging, badminton, futsal, karate, ngaji biar adem. Kalau gak diisi seperti itu lama kelamaan bisa stress, tapi alhamdulilah masih aktivitas yang positif. 

Muncul pengumuman adanya USM D III khusus dan D IV Tugas Belajar PKN STAN 2016/2017  kisaran awal bulan mei 2016 kalau gak salah. Yang perlu diperhatikan dari pengumuman tersebut antara lain syarat administrasi, pendaftaran online, dan jadwal ujian.

1. Syarat administrasi

Berupa kelengkapan-kelengkapan yang harus dikirim segera ke kanwil masing-masing, meliputi surat usulan, pernyataan tidak kena hukuman disiplin, penilaian kinerja dari atasan, foto kopi SK PNS dan CPNS, dan Surat keterangan sehat. Ini harus segera dikirim karena terkait batas waktu yang ditentukan. Akibatnya jika tidak terkirim tepat waktu dan tidak lengkap maka dinyatakan tidak lolos administrasi…gak bisa lanjut dah…

2. Pendaftaran online

Bagi peserta yang sudah dinyatakan lolos administrasi juga harus segera masuk ke situs yang telah disediakan untuk mendaftar online. Yang perlu diperhatikan selain ada jangka waktu pendaftaran online juga terkait pengisian. Data harus diisi benar wabil khusus jurusan, harus sesuai dengan surat usulan sebelumnya. Bisa dibayangkan kalau beda…#terlihatmain2kan… Selain itu pilih lokasi ujian dengan mantap, karena sekali milih dan disimpan maka tidak bisa dirubah kembali.

3. Jadwal ujian

Ujian dibagi dua tahap. Tahap pertama meliputi Ujian Akuntansi (Khusus D IV) dan Tes Potensi Akademik+b.inggris (D III khusus dan D IV Akuntansi). Ujian Tahap pertama kurang lebih 1 bulan dari pengumuman awal. Jadi bener-bener disiapin dah…apalagi untuk D IV ada ujian akuntansi. Kalau saya waktu itu setiap hari setelah jam kerja kantor saya sempetin baca materi akuntansi modul PSAK kakak kelas..swear, baca aja gak ngerti-ngerti apalagi yang gak baca. Oiya…akuntansi untuk D IV akuntansi meliputi akuntansi keuangan, manajemen keuangan, dan akuntansi biaya. Masih ingat?enggak kan? Sama..makanya harus baca!!!.

Waktu ujian tiba…untuk kisi-kisinya, ujian akuntansi kalau gak salah terdiri dari 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit. Porsinya masing-masing saya agak lupa, tapi yang jelas akuntansi keuangannya lebih banyak dibanding akuntansi biaya dan manajemen keuangan. Oiya boleh nggunain kalkulator tapi kalkulator yang manual gak boleh yang ada rumus2nya..Nah soal yang keluar sebagian hitungan dan sebagian konsep teori. Jadi mending baca untuk memahami konsep teori, hitungannya juga gak terlalu banyak. Saran saya dikerjain semua, pilih jenis soal yang kamu anggap kamu benar-benar yakin, baru soal yang sulit. Kalau saya waktu itu pilih teori dan hitungan yang mudah dulu, baru ngerjain hitungan cost accounting dan mankeu. Aturan soal waktu itu tidak ada nilai minus kalo salah.Tapi hati2 siapa tahu tahun depan aturannya beda.

Untuk Tes Potensi Akademik, soalnya sama dengan waktu USM D I / D III terdiri dari arti kata, sinonim, antonim, analogi, hitung matematika, deret matematika, dan gambar. Bedanya kalau yang tes ini, tingkat kesulitan soal lebih besar. Untuk arti kata, sinonim, dan antonim memakai bahasa planet, yang gak saya ngerti, di situ banyak yang kosong. Untuk matematikanya juga lebih rumit. Kalau saran saya si banyakin latihan, latihan soal khusus D IV, jangan soal yang USM D I/ DIII. Di internet lumayan banyak soalnya. Tapi soal tahun-tahun 2015 ke atas pasti gak ada karena soal dikembalikan ke pengawas. Tes ini berjumlah 120 soal. Waktu pengerjaan 100 menit. Selesai??jelas enggak…tapi sebaiknya minimal ngerjain 90 soal. Waktu itu saya cuma ngerjain 80 soal lebih. Kalau mau gambling silakan asal yang yakin benar sudah banyak. Untuk penilaian Nilai benar ditambah 4 kalau salah minus 1.

Bahasa inggris soalnya seperti USM pada umumnya. Yang saya rasakan bahasanya emang lebih sulit. Terdiri atas structure, error analysis, dan article. Soal berjumlah 60 dengan waktu pengerjaan 50 menit. Saya sendiri jujur gak bisa bahasa inggris, alhasil saya cuma berhasil menyelesaikan 50 soal. Itu pun gak yakin benar.

Setelah ujian 2 hari akhirnya saya lega (lemes gila). Gak yakin lolos. Tapi lillahita’ala, tawakal, pasrahkan pada Allah. Untuk menghilangkan kepenatan yasudah kita nonton film maklum di Tarakan gak ada bioskop.

2 minggu menunggu, pengumuman yang lulus tahap I keluar. Untuk D IV akuntansi diambil 200 dari sekitar 1000 lebih. Alhamdulilah namaku ada. Dijadwalkan 2 minggu berikutnya ujian tahap II Psikotes.

Meskipun namanya ujian psikotes, tetep aja, mau gak mau harus mempelajari dan latihan. Tes psikotes meliputi tes pilihan yang sesuai kepribadian peserta, gambar warteg, gambar orang, gambar pohon, dan hitung koran. Latihan saya didapat dari internet.

Gambar warteg; yang penting jangan gambar berurutan. Kalau saya memulai dari gambar no. 8 s.d.5 terus no. 1 s.d 4. Untuk pola melengkung sebaiknya digambar makhluk hidup. Itu saya ikuti tapi satu diantaranya saya gambar masjid. Untuk pola lurus bisa diambar benda mati.

Gambar orang; sesuaikan dengan jenis kelamin kita. Gambar orang yang mempunyai profesi dan sedang melakukan aktivitas. Gambar berada di tengah-tengah dan jangan terlalu kecil. Kalau bisa sekali gores waktu menggambar biar tidak menunjukkan keragu-raguan. Benar-benar harus berlatih karena waktu menggambar juga singkat. Waktu itu saya menggambar guru sedang mengajar. Saya gambar papan tulis, buku, dan ruangannya juga.

Gambar pohon; gambarkan pohon berjenis dikotil. Gambarlah di tengah-tengah dan jangan terlalu kecil. Gambarlah secara lengkap dimulai dari akar, tanah, batang, ranting, daun, dan buah. Waktu itu saya menggambar pohon nangka. Ini harus cepat juga nggambarnya. Jadi lebih baik latihan dulu.

Tes pilihan kepribadian; ini gak perlu belajar, yang penting sesuai dengan kepribadian. Karena ada beberapa soal yang diulang-ulang. Kalau dibuat-buat pasti tidak konsisten.

Setelah tes psikotes, pengumuman akhir akan diumumkan sekitar 1 bulan. 1 bulan menunggu dengan sabar dan terus berdoa akhirnya pengumuman itu datang dan nama saya alhamdulilah ada. Dari 200 orang yang lulus tahap 1, hanya diambil 159. 

Intinya sebenarnya ikhtiar dan berdoa. Minta doa orang tua itu harus…

Nah setelah lulus, baru daftar ulang di bintaro, capacity building (tapi gak jadi) dan orientasi. Kuliahnya di BPPK purnawarman. 

Mungkin itu aja, just share buat teman-teman yang ingin kuliah D IV di PKN STAN, semoga bermanfaat..:)

Wassalamu’alaikum…

Kosan di Kemang Utara, 4 Sept 2016